Monday, November 26, 2012

The Basic


TO LIVE THIS LIFE NOT TO EXIST THIS LIFE


Saya hanya berpikir. Banyak sekali kebohongan yang membuat kita semakin menderita. Contohnya adalah orang yang tidak mempunyai tujuan hidup. People with no purpose is even worse than death. They do daily things but do not know what is the substance of all. They are all futile. Apa akhir dari semua yang kita lakukan?

Kalau tujuan kita untuk sukses, setelah kita mencapai kesuksesan kita, then what? Seorang direktur perusahaan besar suatu kali bertanya, "Saya bingung sekali. Sebentar lagi saya akan pensiun, tetapi yang membuat saya kepikiran adalah apa yang akan saya lakukan setelah itu? Tujuan hidup saya adalah menjadi direktur suatu perusahaan besar. Setelah itu tercapai, saya tidak tahu lagi setelah itu saya bagaimana. Masa menjadi direktur sudah lewat." Sama hal nya dengan seorang model yang berkata, "I live for Fashion. I am created to be a Model!" Pernah bayangkan tidak kalau dia sudah tua dan keriput, tidak ada lagi yang akan hire dia untuk menjadi model. Fashion ratusan juta pun tidak akan sanggup menutupi natura yang ada. Baru terpikir ya kalo that is why operasi plastik yang sebenarnya menyiksa itu laku banget. They want to look beautiful and secure but inside is insecure. Worry if there is something wrong about their appearance. Setelah dia tua, Does it means kalau tujuan hidup dia sudah hilang? Atau kalau tujuan hidup kita adalah lahir, dibesarkan, sekolah, kuliah, kerja, menikah, punya anak, then die. Then what for? 

If you see the gravestone, there will be a (-) between the born date and the date when you die. (-) is a big mystery of your life. It's about what they have done. Not for being remembered but to create a history, "Will the world be the same before you exist and after you die?" Start from the simple thing, it does not have to be the whole world that change.


What will you answer if you are being asked such questions:
What is the purpose of life?
Why do you exist?
Who is your creator?
Why does the creator create you, someone like you?

People will think and they will figure the question out by 'guessing'. Some guess nearly correct, some others not, and even some will honestly answer, 'idk!' If i create a handphone and i give it to the tribes that do not know the technology, what will they do? Will they know what is that for? I do not think so. Most probably, they will throw it out thinking it is a ball, or they will stand it up or to be display. They us it not congruent with the intention why i - the creator - create that handphone. What is the easiest way for them to know the use of that thing?

Ask The Creator.

They just need to ask me and i will explain it delightedly, then they will use it as it is created to be. *Reflecting* It is the same with human. They often do something that is not along as the intention the creator. Someone create something must be based on reasons, goals, hope, and intention. The easiest way to answer those questions above is to ask the creator of us. 

"And in that day ye shall ask me nothing. Verily, verily, I say unto you, Whatsoever ye shall ask the Father in my name, he will give it you." (John 16:23) 

"Then you will call, and the LORD will answer; .. " (Isaiah 58:9a)

God is our creator and i encourage you to ask Him, because it is written that the LORD will answer if we ask. 

"O come, let us worship and bow down: let us kneel before the LORD our maker." (Psalm 95:6)

Know ye that the LORD he is God: it is he that hath made us, and not we ourselves; we are his people, and the sheep of his pasture" (Psalm 100:3).

Saya teringat suatu pepatah Indonesia, "Malu bertanya, sesat di jalan." I have just got the essence of this proverb. Ask then your way - which is very long - will be smooth. ~(◕‿◕。)~ Many things happen out of my imagination, but i have the privilege to ask the omniscient. So lucky.

I wish today is gonna be worse than your tomorrow!

(Cont.)

Regards,
Wondering Me.













Friday, November 23, 2012

M A G A N G




Oops *blushing* haha (with Ingrit and Gideon)
Sampai di titik ini, saya baru menyadari bagaimana rasanya berada di masa - masa penantian. Dulu saya menganggap enteng. Contohnya, orang - orang di usia 25an yang belum menikah di saat banyak undangan pernikahan datang. Ternyata itu memiliki sensasi tersendiri. Berhubung usia saya belum menginjak ataupun melompat-lompati angka 21 a.k.a still 20, saya tidak mengalami hal - hal seperti itu. Tetapi saya menghadapi hal serupa tetapi berbeda. M A G A N G!

Universitas saya memang sudah diprogramkan ada internship setiap semester 8 - 9 yang mana periode nya dipersingkat dari tahun - tahun lalu :(. Nah, tentunya saya ingin mendapatkan tempat yang terbaik dong. Saya pun meng apply sebagian dari BIG 4 and beberapa second layer accounting firm yang punya office di Indonesia. Di saat - saat penantian saya ini, teman - teman saya pun sudah ada yang di panggil untuk tes, interview, bahkan sudah tanda tangan kontrak internship. Omagah. Itu rasanya seperti mau meledak loh ya sambil mata melirik kanan dan ke kiri. Si ini di terima di XXX which is the best acounting firm, si ini dan ini di XXXX yang katanya php banget deh. si ini satu - satunya yang keterima di XX dan si ini ini ini ini ini ini keterima di XXXXXX yang katanya gajinya oke punya walaupun berada di second layer. Ada rasa gimana gitu kalau ditanya sudah dapat magang di mana? Rasanya saya ingin menjadi jinny oh jinny saat itu.

Saya sampai berpikir apakah perlu untuk apply ke company. Tetapi iman saya pun berkata, "Wait." Rasanya hati ini ingin meledak tetapi tertahan dan di remas - remas. Makan tidur minum ke wc sampai showeran pun mikirnya magang. Dari luar sih saya cukup santai sampai - sampai ada yang bilang, " SYL, kok lo santai banget sih?" saya hanya bisa tersenyum miris. Orang - orang terdekat saya sih tidak berpikiran seperti itu. Mereka tahu saya membicarakan hal itu terus menerus sampai mereka bosan mungkin. Tapi biarlah, terkadang enak aja walaupun hanya bercuap - cuap. hehehe.

Satu kali di saat saya hanya mengharapkan dua accounting firm yang saya apply, teman saya pun berkata, "Setau gue sih di KAP XX udah tutup pendaftarannya dan di XXXXXXXX itu katanya udah kloter terakhir yang tes kemarin." Dunia serasa runtuh dan kepala serasa dihujani terumbu karang yang loncat dari lautan luas. Okay saya lebay. Pokoknya benar - benar membuat saya terdiam. Banyak second layer yang oke tetapi hati saya belum ke arah sana. Apalagi company. Saya ingin mencoba KAP pokoknya, begitu saya berbicara ke diri saya. Saya hanya bisa teriak dalam hati dan melihat BlackBerry itu dengan termanggu - manggu.

But di tengah masa - masa seperti ini, i thank God banyak orang - orang di sekeliling saya yang men support saya baik doa, kata - kata penguatan, mengajari teknik tes dan wawancara, sampai membantu cara apply ke KAP nya. Di saat seperti ini pun He has never leave me alone being left in the corner of a dark room. Saya hanya teringat kata - kata Joyce Meyer yang bilang kalau Tuhan itu tetap bekerja di hidup saya, bahkan ketika saya tidak melihat itu. Wah saya langsung say sorry to God karena kekhawatiran saya yang berarti tidak melihat kerjanya Dia yang pasti membawa the outmost PEACE nantinya. Yang saya lihat yang terbaik buat saya, belum tentu yang terbaik di mataNya. I think God wants me to learn something. He wants me to wait for His time, not my time. He wants me to see that His work is always the best. Even saya berpikir kalau tidak ada masa penantian, saya pasti akan menjadi sombong dan tidak menyerahkan semuanya ke God. I will focus only on myself and that is not good in the end.

Ga berasa udah mau natal. Beautiful Christmas Tree.


I thank God di masa - masa seperti ini saya diingatkan kembali kepada apa yang seharusnya saya miliki.

FAITH.

FAITH is the substance of hope
FAITH is the evidence of the things unseen
FAITH: Fear Ain't In This House
FAITH: Fast Action In Trusting Him
FAITH makes me believe that the best is really yet to come
FAITH make me wait with HOPE

And the last is, 
Hakuna Matata
Do not worry and be happy. :)


Regards,
The smiling me.

*Oh God, i can't stop smiling! Bagaimana ini?

Monday, October 29, 2012

Busy Mind - A 7th Semester Lady

Me, myself, and I in the mid of wild wind


7th semester has been running well showing how fast the time flew. FYI, this semester is gonna be the last semester of being present in classes. It's so interesting to know yet frustating. Interested of new experiences i'm going to have and frustated about leaving memories that gonna be last forever :'). Bunch of good friends might turn to be ordinary friends otherwise strangers might be one of best friends. All the happenings in the world always turn around that thinking about that things could explode your mind. Anyway, no more exams, no more assignments, no more effort to make my eyes open when it won't! But thesis is waiting for me to bite.

Me and my friends are in the busiest time to apply to the best companies, trying to search a good place for interns. Yes, we are in the midst of battle preparing all the stuff needed by the company to realize the potentials of us. My heart beats faster everytime people talk about internship period next year but then i'm aware of the successful God has promised me. I do not have to be worry and i am urged to imagine all the good things because what we imagine could drive people to their imagination.  I'm trying to get this words to be my rhymes: "whatever is true, whatever is noble, whatever is right, whatever is pure, whatever is lovely, whatever is admirable—if anything is excellent or praiseworthy—think about such things." In short, it made me not to worry about my future. I believe the best place for me has been prepared that the best in God's view may not be the best in people's view.

The other issue regarding the preparation of internship is the confident itself. For me, i do not really confident about my accounting skill. But then my adviser comfort me by saying the most important thing in the work place is character. Skills can bring you to the top but only character makes you stay. You have to believe in your self, if not, just believe in God. He will work on you right when you surrender, when you could not find any way out, and when your brain is about to freeze. 

In this hard situation, i am happy with everyone who help me. It does not mean only people who help me revise my documents for internship, but everyone who paints smile on my face every second. I think God make me balance by giving my the stress releaser. One simple thing would be the CareCell life that makes me alive by make it 'lebih hidup'. When i need someone to be hugged, they would be a very nice place to be my teddy bear. When i need some advices, they would be the best solution maker i've ever known yet God is the source of our answers. When i need my recommendation letter to be revised, the experienced koko and cici would be a more than professional adviser. When i need friends just to listen my babbling, my partners would be ready to give me attention. When i need a place to learn about people, it would be so easy to find a place where i could serve and spread LOVE. When i need someone to correct my grammar, there always people whose english is better than mine. Classmates, exdormmates, housemates, and you are also mean to me. I could not imagine if there is no people like they whom i have known now. 

Rainbow does not always hide in the sky.


Find a place where you are accepted because of who you are not because of something you have that you know how to accept others then love them. By loving them, the joy and peace you'll got is abundantly poured into your heart which is different from anything world can buy. 
Anyway, i am also dealing with so many assignments and 'marvelous' lecturer that are so unpredictable. The intention of skip the class becomes higher and it is so tempting. Yum. Living outside the dorm also need adaptation that i am so grateful that God has been taking care of me regarding the transportation, which can be so hard if you stay two kilometers away from campus. 
Hoahm. Many things i want to write in this post just to satisfy my mind but unfortunately my bed is calling me several times that my eyes response it immediately. 

I am sorry for the mess i made in this post. The words structure that are so messy i mean. Thankyou for giving the attention of my concern. i just wanna to tell what is happening to 7th semester student. Suddenly i remember one thing, whatever i imagine, it always worse than reality. :D So, no need to worry, no need to be scared of, and pray is the most thing needed in any time. 

Good night and hoping someone to give me red roses.
Ps: i dont know why recently i want those red roses so badly. They look so beautiful and lovely.

Best Regards,
Sylvia Happy

Instagram and Twitter: @Sylhappy
Path: Sylvia Happy

Thursday, October 11, 2012

Stay out

With Grece - The girl next door

“A man who lacks judgment derides his neighbor, but a man of understanding holds his tongue. A gossip betrays a confidence, but a trustworthy man keeps a secret” 

-Proverbs 11:12-13-

 If people talk about you, be still, keep in faith, and keep doing what is right. They will put the shame on their mouth after seeing the truth.

If we surrender our natural desires to the Lord, He will help us to remain righteous.

It Lights The Whole World

with Lee So Hee at Outbound Jababeka





The Sun never says to the earth,
"You owe me!"
Look what happens with a love like that!
It lights the whole sky.

Tuesday, August 14, 2012

Cicicuwit

Ini hanya celoteh saya saja semasa liburan. Tidak bisa dibilang nothing to do sih semasa liburan kali ini karena saya meng equip diri saya dengan berbagai pengetahuan - pengetahuan baru di berbagai bidang kehidupan saya. Mulai dari fellowship, spiritual, healthiness, Food and Beverages, Business, dan lainnya. Yang pasti saya ingin terlepas sejenak oleh hingar bingar kehidupan kampus sebelum mental saya di push and kick semester depan. Saya pun mulai meng explore minat - minat dan bakat - bakat yang saya punya, mungkin melatih kemampuan menulis saya juga termasuk :D

Dari memperkaya skill - skill memasak, membuat hiasan - hiasan kreatif sampai memperkaya pengetahuan travelling saya. Salah satu dream saya adalah berkeliling dunia termasuk situs - situs yang jarang dikunjungi orang. Justru itu yang membuat saya penasaran. Raja Ampat dan Bunaken pun tak elak dari dream list saya untuk mengunjungi mereka. Dan ternyata Flores itu adalah tempat yang cukup menarik untuk dikunjungi. See? The wheather may not be fine if it is a city, but hey, it's a mind blowing village. isn't it? In other words, saya tidak akan rugi kesana apalagi NTT adalah tempat dusun koko dimana dusun itu sedang dibangun dari nol oleh yayasan Tunas Mulia Adi Perkasa yang punya hati buat perubahan anak - anak disana dengan tagline "Heart for NTT". They have been built a nice school there yang mana sebelum mereka mengerti pendidikan, bagaimana mandi yang benar saja mereka tidak tahu. Pertama kali datang ke daerah itu, kulit mereka pun bopeng - bopeng karena penyakit kulit dan ingus yang hijau dan kental tak henti - hentinya keluar dari hidung mereka. Bukan karena penyakit influenza yang sudah tidak asing lagi untuk kita. Tetapi karena mereka cacingan!

Saya ingin melihat anak - anak disana dimana saya pun sedikit banyak berkontribusi untuk pembangunan mereka, di tambah alam disana masih alami, apalagi di Labuan Bajo, tempat transit sebelum memasuki Dusun Koko tersebut. Intinya sebelum saya pergi keliling dunia, satu hal, saya ingin mengelilingi Indonesia terlebih dahulu. Aahh but before that, i'm gonna have to earn lots of money or favor instead :D

"It would be fun to travel around the world, but not living in Indonesia? I'll think twice" - Sylvia Happy

Friday, August 10, 2012

All about cakes on holiday

Yum. Who wants it?
Rasanya eagerness saya untuk memasak pun sedikit berkurang di liburan kali ini. Mungkin ada pengaruhnya ya dari kesibukan semester lalu dan mungkin membutuhkan hibernasi yang cukup panjang. :D What a reason.. Tetapi sejak saya menonton Cake Boss - u can google it anyway - itu pengen banget masak kue. Pengen banget memenuhi rasa penasaran saya how to make those beautiful cakes. And finally i start to make a rainbow cake dengan modal searching2 di internet dan akhirnya berhasil menemukan sebuah resep yang kayaknya oke. Setelah dicoba, tampangnya cukup oke dan rasa pun tidak kalah dengan modifikasi2 tambahan cream cheese dan lainnya. Tetapi teksturnya sedikit terlalu lembut. Padahal udah ngebayangin kayak tekstur marble cake gitu. Kalo ini kyak sponge cake. I don’t know which one is better but I think texturized would make the taste melt in your mouth with a bit sense of cheese. Yum. My mom said it was better than the one she bought at a pretty well known bakery. Aww I’m flattered even though idk whether it was just a compliment or a fact. LOL.
Selanjutnya saya pun mencoba untuk membuat cupcakes. I made 3 tastes of cupcakes which are greentea, vanilla with strawberry filling, and almond with chocolate and caramel top. And the taste is so yummy but again, terlalu lembut untuk ukuran cupcakes but well I don’t know the international standard about the texture of a cupcake should be haha. Dan my mom also said it was soo delicious and she liked the texture. Soft. Dan saya cukup berbangga atas decoration nya karena ini cupcakes pertama saya yang di decorate sedemikian rupa. And if you look behind my cupcakes, u’ll find a bit messy on the cream. Biasanya mah mateng langsung abis. LOL. And these are the photos.. Ingin sekali diajari cara mendekorasi cupcakes. Someone please teach meeeeeee.
Ohya actually saya tidak tahu harus pakai cream jenis apa karena internet saya koneksinya mati tiba – tiba waktu itu alhasil I used whip cream hahaha. Is it right?

Fresh from the oven
Green tea with cadburry bubble mint chocolate with greentea and almond sprinkles, almond with chocolate ganache and caramel sweet, and vanilla with strawberry filling :D


Tudung Saji Corp.

Tudung Saji artinya memang alat yang digunakan untuk melindungi makanan di meja makan dari pengganggu yang membuat makanan menjadi tidak higienis contohnya lalat, debu, kumbang, capung, yah dan segala macam dan jenisnya. Tetapi apakah yang dimaksud oleh Tudung Saji di sini? TARAAAAA Tudung Saji adalah nama kelompok entrepreneurship saya di kampus berjumlah 13 orang dan didirikan pada tanggal 21 April 2012. Di pelajaran ini, kami semua diwajibkan untuk membuat kelompok yang nantinya untuk membuat usaha bisnis.

Kami pun kemudian memilih untuk membuat jenis usaha di bidang Food and Beverages karena mudah untuk dibuat dan keuntungannya pun tidak dapat dibilang sedikit. Permintaan pasar pun sepertinya cukup bagus karena semua orang membutuhkan makanan toh? ☺ Jadilah demikian kami membuat usaha makanan. Awalnya kami pun memutuskan untuk membuat Organization Chart. Dan proses ini pun tidaklah mudah. Mengenal satu sama lain pun adalah kuncinya sehingga kita dapat mengetahui potensi dan minat apa yang ada di dalam diri kami masing – masing, hingga akhirnya terbentuklah organisasi dengan CEO Evan, Finance Manager Febe, Finance Staff Grece bin Widya, HR Yeni, Production Manager Sylvia (Me ☺ ) Production Staff Lilia Olin Amel Carla, Marketing manager: Claudia bin Acu, Serta marketing Staff: Ozzy, Inov, dan Ghea. Tadinya pun saya tidak mau menjadi production karena saya memang suka memasak but can you imagine being in the kitchen all day long doing the same thing? And honestly saya sedikit meragukan kemampuan saya memasak sampai berkualitas untuk dijual hoho. Tetapi paksaan dan tekanan pun membuat saya menerima untuk berada di bagian production karena all my friends believe in my cooking skill. Padahal saya mending jadi HR atau CEO gitu kan tadinya. Tetapi dengan ketetapan hati saya pun bersedia menjadi Production Manager of Tudung Saji Corp.

Perjalanan tidak terhenti sampai di situ. Nama entre pun menjadi pembicaraan yang tidak cukup memakan waktu sehari ataupun dua hari. Karena saya memang suka di bidang FnB, Marketing, dan bisnis, saya pun cukup mempunyai insting untuk menyatakan bagus atau tidaknya sebuah nama. #gayagueeehh. Dari Mbok Ipi, SurpRice, Dayang Sumbi, Tusuk Gigi, dan akhirnya nama Tudung Saji pun mencuat. Kami memang bersepakat untuk membuat sebuah nama yang tidak hanya unik dan menarik tetapi juga attractive. Saya rasa dari pembelajaran bisnis ini, itu dapat dijadikan kunci bisnis yang oke. Filosofinya kan kalau kita pulang sekolah atau kuliah, rasa lapar pun tidak dapat membuat kita tidak membuka tudung saji di rumah, dan rasa penasaran pun muncul, hari ini masakan apa yaaa.. maka itu Slogan kami adalah guess and taste. Itu pun termotivasi dari value kami: Surprise. Cari value itu tidak mudah loh. Awalnya value kami adalah rasa, harga, pelayanan. Tetapi coba pikir kalau semua usaha makanan pun akan berpikir yang sama, terus apa uniknya?

Tim produksi pun mulai mencari dan mencoba resep – resep maknyus. Tim marketing pun mulai membuat strategi – strategi marketing yang cesplong. HR membuat peraturan – peraturan beserta sanksi – sanksinya. Finance pun membuat perencanaan keuangan. CEO mempertimbangkan strategi bisnisnya. Pesaing kami cukup banyak loh sekitar 20an entre pada saat semester kami berjalan, jadi kami pun tidak main – main membuat ini semua. Sampai akhirnya business plan kami pun jadi. Yeay. Dan hari pertama pun segera datang. Dag dig dug dag dig dug. Konflik – konflik memang tidak dapat dihindari, pro kontra sana sini, emosi yang mencuat, dan itu semua akan menjadi kenangan yang indah bila diingat :p

Hari pertama pun tiba. Kami menyewa salah satu resto ruko di depan dormitory kami dan kami mendapat itu dengan harga yang mahal sekali dan bagi adik – adik sophomore yang mau nyewa disitu juga, saya hanya memberi saran, pikirlah dua kali, adik – adik.. ☺ Dengan kondisi dapur yang cukup membuat mulut saya menganga pertama kali melihatnya, dan aktivitas resto itu yang masih berjalan, agak sulit untuk berbagi kitchen yang besarnya segitu dan panasnya yang luar binasa, belum lagi banyak jemuran orang yang tinggal disana, dan tikus hitam serta cicak hitam yang terkadang lewat dengan isengnya. Sebelum memulai jam kerja pada jam 14.00 pun saya menangis di rapat manager2. I thought we would not be ready at that day from all the small thing we were not ready. So I cried but the show must go on, babe. Dan feeling pun bukan main – main. Our first day has become the worst day of Tudung Saji. Mulai dari nasi – nasi yang semuanya gagal, sampai pada makanan yang telat ke tangan konsumen. Kondisi dapur pun sangat amat mengenaskan. Kulkas resto yang memang bocor membuat lantai basah dan tumpukan panic, rice cooker, minyak dan AAAAAAAAAAAAAAAAA I felt like I wanted to scream out LOUD. Lemme outta here please. Rencana kami untuk dine in, tidak hanya delivery service pun gagal karena nasi yang tidak matang dan nasi hainam yang kelembekan. Why don’t you combine your self, rice biar pas gitu.. Sampai pada esok harinya, kami pun sedikit terhibur oleh pujian dari beberapa pihak yang bilang kalau makanan kami worth to wait walaupun memang ada yang mengkritik habis – habisan.

Esok harinya, tim produksi pun belajar untuk memperbaiki sistem. Nasi yang dibuat sebelum jam kerja dimulai, sampai penugasan in charge per orang per menu dan in charge untuk belanja. Dan semakin hari kami pun semakin santai. :D Strategi marketing kami yang lumayan memakan cost besar yang awalnya mengkhawatirkan pun mulai membuahkan hasil yang spektakuler. God did His wonderful work in my entrepreneurship. I should have made a pray as my first choice not the last choice when I could do nothing but fail. Menu – menu kami pun semakin membaik. Menu – menu yang memakan cost, waktu, dan tenaga pun kami buang dan menu – menu best seller pun kami tambah kuotanya.

Pujian – pujian dari customer pun makin berdatangan. You can also see it on twitter @TudungSaji_ dari yang gombal – gombal ria demi mendapat gratisan snack kami sampai yang emang bener – bener komen dan kritik untuk kami. Best entre, sosis solonya bikin nagih, ataupun nasi bakar yang oke banget. Senengnya bukan main. Tudung Saji pun menjadi salah satu enter yang well known to my Campus. Kalau ngeliat competitor2 pun emang bisa bikin ciut. Ada yang makanannya emang enak – enak, ada juga yang professional abis dari celemeknya packagingnya brosurnya foto makanannya yang lucu sampai marketing mereka yang cukup oke. Tetapi asal kita sungguh – sungguh dan setia pada apa yang kita lakukan, tak dapat dihindari, kami pun cukup membuahkan hasil. Strategi marketing kami pun dicontek – contek tetangga sebelah, disebar fitnah untuk menjatuhkan karena kami juga competitor yang kuat, sampai dicontek resto tempat kami menyewa dari menu, hashtag dan harga. Ohmayyy.. Kita hanya bisa mendoakan mereka makin sukses. Amin. Tetapi yang dapat dipetik dari sini adalah kami membawa dampak yang baik! Wow.

We all have done a very good work. From the betterment of our system day by day to the compliment from the customers. Puncaknya adalah ketika kami memutuskan untuk membuang – menginvest maksudnya – Rp 250,000,- untuk ikut dalam entre day bazaar competition di campus. Awalnya kami berpikir untuk tidak ikut acara itu karena capenyaa setengah mati. Hari – hari kami berjualan pun hanya diisi oleh bangun – kuliah – makan – langsung entre sampai malam. Nggak lagi deh. Tetapi ternyata kami sama sekali tidak salah. Strategi marketing pun kami perbaiki. Sampai tiba saatnya pengumuman. Dan Juara satu dari Entre Expo 2012 adalah….. TUDUNG SAJI. Uwwohhh sorak sorai kami pun terdengar membahana di ruangan itu. Air mata bahagia pun mulai bergulir. Nyangka ga nyangka kita bisa menang. Kerja keras selama sebulan ini terasa terbayar more than lunas. Kami pun maju ke depan untuk menerima penghargaan dan hadiah sebesar Rp 2,500,000,- (10x lipat harga pendaftaran). Wuah bener2 superb! Banyak yang memeberikan ucapan selamat dengan berkata kalau memang kami pun pantas, berhak, dan tidak heran lagi kami mendapatkan peringkat pertama. Somehow I miss those time when we were very tired all day long, when we support each other, and overcome all the circumstances right behind.



And when we lean on God, everything we do must be a successful, prosper, and wondrous works. And this is our pictures and some of our menus. Our favorite menus were Nasi bakarr! Then nasi hainam, fish and chips, chicken and chips, sosis solo, pisang lumpia, tahu bakso, greentea blend and cookies and cream, etc.. Pisang lumpia itu sebenarnya resep keluarga saya loh, tidak menyangka jadi favorite :D Nasi Bakar pun berdasarkan berbagai uji coba dan nekat2an resep dang a nyangka bakal enaknya luar biasaaaaaa. Yeyyy.

(Foto Menyusul)

Wednesday, July 18, 2012

No pain No suffer?

Salah satu perjanjian saya adalah memberikan satu tulisan kepada ci angel, dan itu berlaku hal yang sama dengan ci angel yang akhirnya kami saling memberikan compliments and critics untuk membangun masing - masing kami. Mungkin kalian ada yang ingin membantu saya mengkritik? :D Here we go..

Setelah hidup ber abad – abad, tidak ada manusia yang tidak mempunyai masalah. Aneh rasanya kalau seseorang tidak mempunyai masalah sama sekali. Terlalu naïf dunia ini dibuatnya. Masalah pun diidentikan dengan ketidaknyamanan seseorang dalam menghadapinya, diikuti penderitaan dan keluhan. Tentunya itu tergantung bagi orang yang mengalaminya, entah masalah itu membuat dirinya menjadi semakin kuat karena ditempa kanan-kiri, atas-bawah, depan-belakang, untuk membentuknya menjadi manusia yang jauh lebih kuat atau malah menyerah kepada kehidupan yang merupakan alasan seseorang untuk mempercepat waktu kehidupan yang sebetulnya indah ini.
Hampir setiap orang pernah mengeluh atas penderitaan yang dihadapi dari masalah ini. Mereka mengeluh bahwa masalah itu terlalu berat dipanggulnya, terlalu dalam untuk ditembus, dan terlalu sakit untuk dipertahankan. Rasa sakit yang mereka alami pun semakin sakit apabila mereka tidak menemukan obatnya. Seseorang yang sakit hati karena putus cinta dapat membutakan pikiran, emosi, dan jiwanya sehingga bunuh diri dirasa pas untuk mengakhiri masalahnya. Tepatkah keputusannya? Tentu tidak. Dengan keputusan seperti itu, tentu dia tidak akan mendapat tempat yang layak di kehidupan setelah kehidupan dunia. Selain itu, masalah pun melimpah kepada orang – orang disekitarnya semasa hidup. Sungguh mengerikan. Orang – orang pun menghindar dari rasa sakit. Kalau bisa, tidak ada yang namanya sakit di dunia ini. Sakit hati, sakit fisik, ataupun sakit jiwa.
Ternyata permintaan seperti itu dikabulkan untuk beberapa orang tertentu. Orang – orang khusus ini tidak pernah merasakan sakit selama hidupnya. Tentunya yang saya maksud disini adalah sakit fisik. Orang – orang ini terlihat sebagai manusia super dan terlihat keren. Mungkin dijatuhkan dari lantai 2 pun, orang – orang ini tidak akan mengeluh sakit pada kakinya yang patah atau tulang lengan yang mencuat ke luar karena memang mereka tidak merasakan apapun. Kondisi seperti ini dinamakan Congenital Analgesia. Penyakit ini dibawa penderitanya sejak lahir sehingga sama sekali sakit tidak dirasakan oleh penderitanya.



Sebut saja SP yang menderita kelainan ini. Sejak kecil dia tidak dapat merasakan sakit sehingga lidahnya rusak seperempat bagiannya karena dikunyah oleh dirinya sendiri saat ia balita. Saat masuk sekolah pun acap kali absensi sekolah tidak dapat dihindari karena sakit penyakit yang di deritanya. Dari kakinya yang patah karena bermain skate-board, atau berkelahi dengan teman sebayanya. Apakah ini membuat SP menjadi manusia super? Tentu tidak! Jari kakinya terdeteksi patah pun bukan karena ia merasakan sakit tetapi karena istrinya yang menyadari memar yang muncul di kulitnya an setelah di roentgen, dua jari kakinya mengalami patah tulang.
Keluhan SP pun berbeda dari orang – orang lainnya. Ia mengeluh karena orang lain berpikir bahwa dirinya sehat – sehat saja, padahal mereka tidak tahu pengaruh psikologi orang – orang yang menderita kelainan ini. Mereka bahkan lebih sakit dari orang – orang lainnya. Mereka tidak tahu bagaimana menjaga dirinya sendiri. Penyakit arthritis pun membuat dirinya susah bergerak dan membatasi mobilitasnya. Bagaimana bila ia tidak merasa susah bergerak? Mungkin penyakit itu tidak dapat terdeteksi.

Yang ingin saya sampaikan adalah rasa sakit itu penting bagi kita. Ibaratnya bagaimana kita dapat mengetahui kegembiraan apabila kita tidak merasakan kesedihan? Bagaimana kita dapat merasa manisnya hidup apabila kita tidak pernah mencicipi pahitnya kehidupan? Bagaimana rasa sakit itu membentuk kita, mengajari kita, agar dapat mengatasi setiap persoalan  di hidup kita. Semakin besar sakit yang kita derita, semakin besar pula kedewasaan kita dalam menghadapi tempaan hidup ini. So, fear not to feel the pain. When the time comes, pain will stay yet go away.

Thursday, June 14, 2012

Esmosi deh

Pernah suatu hari saya ngepost satu tweet di jaringan sosial twitter. Apa sih gunanya emosi? Karena pada waktu itu seakan - akan berbagai keadaan di sekitar membuat saya sedikit 'naik' sampai - sampai saya menanyakan hal itu. Buat apa sih ada. Mendingan ditiadakan aja gitu kan lebih enak. Tidak ada yang marah - marah, kesel - kesel, ngedumel seperti wong edan ngomong sendiri. Nah tapi saya lupa kalau orang tertawa, orang menangis bahagia, orang bersimpati, itu karena ada emosi. Dan emosi adalah salah satu peranan yang cukup besar untuk menghantar seseorang kepada decision yang dia ambil.



Sebagai balasan dari tweet saya, ada teman saya yang me re-tweet supaya membedakan kita dari binatang, supaya hidup lebih berwarna, dan banyak lainnya. Saya lupa. Ya itu tidak ada salahnya. Tetapi kalau membedakan dari binatang, sepertinya tidak juga. Mereka juga punya emosi, nah bagaimana cara mengaturnya itulah hanya manusia yang tahu. Akal budi. Sedikit terpeleset, kalau ngomong soal manusia dan binatang, akhir - akhir ini kok jaman seperti sudah tidak dapat membedakan gitu which is which. Contohnya, free sex. Hewan jantan kalau sudah berahi terus di depannya ada anjing betina, tanpa pikir panjang langsung lah dikejar. Disini Tuhan membedakan kita dengan binatang, dengan cara setia pada satu orang saja, bukan satu jenis saja. Karena jenis itu kan cuman ada dua. Nah, jaman sekarang, orang malah bangga kalau udah 'tidur' dengan 10 orang atau lebih. Sekali tertarik, tanpa pikir panjang, langsung 'tidur' even baru kenal. Padahal kan tujuan awalnya Tuhan memberikan sex untuk membuat manusia mempunyai banyak keturunan. Nah jadi tidak bisa dibedakan, masih untung fisiknya berbeda.

Nah, dalam minggu - minggi ini adalah minggu tersibuk sepanjang sejarah perkuliahan saya, apalagi ada pelajaran yang simple tetapi menyita waktu sangat amat banyak sekali. Bisa tidur subuh, mandi malem, sampai bangun pagi - pagi melek. Nah apalagi dituntut untuk menghadapi berbagai macam orang dan didukung badan yang kalau badannya ga kuat, bisa sakit - sakitan. Mulai deh kelemahan manusia muncul, gampang emosi. Termasuk saya. Makannya kalau ga minta Tuhan sound of mind sih mungkin udah lebih meledak kayak bom atom deh ini. Tapi saya belajar bagaimana memanage emosi. Karena emosi berasal dari cara pandang yang salah. Contohnya, kalau hidup ini dilihat dari kesusahannya, tantangannya, problemnya, orang pasti emosian dalam menghadapi kehidupan ini. Sekalinya seneng, sampai lebay, sekalinya sedih bener - bener kayak udah mau bunuh diri. Nah kalau dilihat dari hasilnya, goalnya, kesuksesannya, emosi yang baik pasti terbentuk, jadi semangat, bahagia, passionate, berenergi.

Ada sebuah kejadian yang baru terjadi minggu ini. Belum lama, di pasar deket rumah ada kejadian yang cukup membuat orang - orang kampung sebelah berkumpul. Jadi, awalnya keadaan jalan saat itu cukup padat dan menyebabkan kemacetan kecil. Kemacetan inilah yang menyebabkan seorang supir truk kesal dan menyelip dengan kecepatan yang tidak sesuai. Akibatnya, salah satu rumah penduduknya lah yang menjadi korban kelalaiannya. Atap rumahnya pun roboh. Singkat kata, sang pemilik rumah ini keluar dan langsung memaki - maki si supir truk setelah melihat keadaan istana mungilnya itu. Salah seorang dokter di puskesmas pun melewati daerah kejadian itu. Tanpa berpikir ingin terjun ke keadaan itu untuk membuat keadaan lebih baik, si dokter itu melewati panasnya jalan itu. Setelah sampai di puskesmas tempat dia bekerja, ada orang yang memanggil si dokter tersebut dan berkata, "Dokter X, cepat ke daerah pasar, katanya ada orang darah tinggi sampai dia pingsan." Tidak mau memperparah kesehatan si korban yang belum diketahui itu, langsunglah dokter X itu tancap gas menuju ke daerah pasar yang jaraknya hanya 300 m itu. Sampai disana, lebih ramai lagi ternyata orang yang datang, dan ternyata sebabnya adalah sang pemilik rumah itu diketemukan tak bernyawa lagi. Karena saking marahnya, darah tingginya naik dan pembuluh darah di otaknya pun pecah.

Emosi yang tak terkendali memang tidak ada untungnya. disini saya pun belajar untuk melihat masalah dari berbagai sisi. out of the box. bagaimana saya memposisikan diri saya sebagai pihak - pihak yang terpaut. Saya cukup belajar banyak tentang mengendalikan emosi dari cerita itu. Bahkan kerugiannya adalah maut. Yang dirugikan bukan diri sendiri, tapi ya keluarga juga, teman - teman, maupun society. Humans do have emotion yet emotion management skill indeed.

WELCOME to my BLOG

 = get your chips and read enjoyingly  =

Today's quote

happy with your life. Express it. enjoy every shits.

Search This Blog