Pernah suatu hari saya ngepost satu tweet di jaringan sosial twitter. Apa sih gunanya emosi? Karena pada waktu itu seakan - akan berbagai keadaan di sekitar membuat saya sedikit 'naik' sampai - sampai saya menanyakan hal itu. Buat apa sih ada. Mendingan ditiadakan aja gitu kan lebih enak. Tidak ada yang marah - marah, kesel - kesel, ngedumel seperti wong edan ngomong sendiri. Nah tapi saya lupa kalau orang tertawa, orang menangis bahagia, orang bersimpati, itu karena ada emosi. Dan emosi adalah salah satu peranan yang cukup besar untuk menghantar seseorang kepada decision yang dia ambil.
Sebagai balasan dari tweet saya, ada teman saya yang me re-tweet supaya membedakan kita dari binatang, supaya hidup lebih berwarna, dan banyak lainnya. Saya lupa. Ya itu tidak ada salahnya. Tetapi kalau membedakan dari binatang, sepertinya tidak juga. Mereka juga punya emosi, nah bagaimana cara mengaturnya itulah hanya manusia yang tahu. Akal budi. Sedikit terpeleset, kalau ngomong soal manusia dan binatang, akhir - akhir ini kok jaman seperti sudah tidak dapat membedakan gitu which is which. Contohnya, free sex. Hewan jantan kalau sudah berahi terus di depannya ada anjing betina, tanpa pikir panjang langsung lah dikejar. Disini Tuhan membedakan kita dengan binatang, dengan cara setia pada satu orang saja, bukan satu jenis saja. Karena jenis itu kan cuman ada dua. Nah, jaman sekarang, orang malah bangga kalau udah 'tidur' dengan 10 orang atau lebih. Sekali tertarik, tanpa pikir panjang, langsung 'tidur' even baru kenal. Padahal kan tujuan awalnya Tuhan memberikan sex untuk membuat manusia mempunyai banyak keturunan. Nah jadi tidak bisa dibedakan, masih untung fisiknya berbeda.
Nah, dalam minggu - minggi ini adalah minggu tersibuk sepanjang sejarah perkuliahan saya, apalagi ada pelajaran yang simple tetapi menyita waktu sangat amat banyak sekali. Bisa tidur subuh, mandi malem, sampai bangun pagi - pagi melek. Nah apalagi dituntut untuk menghadapi berbagai macam orang dan didukung badan yang kalau badannya ga kuat, bisa sakit - sakitan. Mulai deh kelemahan manusia muncul, gampang emosi. Termasuk saya. Makannya kalau ga minta Tuhan sound of mind sih mungkin udah lebih meledak kayak bom atom deh ini. Tapi saya belajar bagaimana memanage emosi. Karena emosi berasal dari cara pandang yang salah. Contohnya, kalau hidup ini dilihat dari kesusahannya, tantangannya, problemnya, orang pasti emosian dalam menghadapi kehidupan ini. Sekalinya seneng, sampai lebay, sekalinya sedih bener - bener kayak udah mau bunuh diri. Nah kalau dilihat dari hasilnya, goalnya, kesuksesannya, emosi yang baik pasti terbentuk, jadi semangat, bahagia, passionate, berenergi.
Ada sebuah kejadian yang baru terjadi minggu ini. Belum lama, di pasar deket rumah ada kejadian yang cukup membuat orang - orang kampung sebelah berkumpul. Jadi, awalnya keadaan jalan saat itu cukup padat dan menyebabkan kemacetan kecil. Kemacetan inilah yang menyebabkan seorang supir truk kesal dan menyelip dengan kecepatan yang tidak sesuai. Akibatnya, salah satu rumah penduduknya lah yang menjadi korban kelalaiannya. Atap rumahnya pun roboh. Singkat kata, sang pemilik rumah ini keluar dan langsung memaki - maki si supir truk setelah melihat keadaan istana mungilnya itu. Salah seorang dokter di puskesmas pun melewati daerah kejadian itu. Tanpa berpikir ingin terjun ke keadaan itu untuk membuat keadaan lebih baik, si dokter itu melewati panasnya jalan itu. Setelah sampai di puskesmas tempat dia bekerja, ada orang yang memanggil si dokter tersebut dan berkata, "Dokter X, cepat ke daerah pasar, katanya ada orang darah tinggi sampai dia pingsan." Tidak mau memperparah kesehatan si korban yang belum diketahui itu, langsunglah dokter X itu tancap gas menuju ke daerah pasar yang jaraknya hanya 300 m itu. Sampai disana, lebih ramai lagi ternyata orang yang datang, dan ternyata sebabnya adalah sang pemilik rumah itu diketemukan tak bernyawa lagi. Karena saking marahnya, darah tingginya naik dan pembuluh darah di otaknya pun pecah.
Emosi yang tak terkendali memang tidak ada untungnya. disini saya pun belajar untuk melihat masalah dari berbagai sisi. out of the box. bagaimana saya memposisikan diri saya sebagai pihak - pihak yang terpaut. Saya cukup belajar banyak tentang mengendalikan emosi dari cerita itu. Bahkan kerugiannya adalah maut. Yang dirugikan bukan diri sendiri, tapi ya keluarga juga, teman - teman, maupun society. Humans do have emotion yet emotion management skill indeed.
Showing posts with label renungan. Show all posts
Showing posts with label renungan. Show all posts
Thursday, June 14, 2012
Wednesday, April 4, 2012
Letters From God About Man. Girls Only :)
Everyone longs to give themselves completely to someone,
To have a deep, solid relationship with another.
To be loved thoroughly and exclusively.
To have a deep, solid relationship with another.
To be loved thoroughly and exclusively.
But God, to the Christian says:
No. Not until you are satisfied, fulfilled and content with Me alone, with giving yourself unreservedly to Me, with having an intensely personal relationship with Me.
Only after discovering, in Me, your true satisfaction, will you be capable of the perfect human relationship I have planned for you.
You will never be untied with another until you are united with Me, exclusive of all other desires or longing.
I want you to stop planning.
Stop wishing and allow me to give you the most thrilling plan existing, one you cannot imagine. I want you to have the best. Please allow me to bring it to you.
You just keep watching Me, and expecting the greatest things.
Keep listening and learning from the things I tell you.
Just wait.
Don’t be anxious.
Don’t worry.
Don’t look around at the things others have gotten or that I have given them. You just keep looking at Me or you’ll miss what I have to show you.
And when you’re ready? I’ll surprise you with a love FAR more wonderful than any you could dream of.
You see, until you are ready and the one I have for you is ready (I
am working at this moment to have you both ready at the same time),when
you are both satisfied exclusively with Me, then I will bring you two
together, and thus the perfect love.
And dear one, I want you to have this wonderful love.
I want you to see in flesh, a picture of your relationship with Me.
Know that I love you completely.
I am God.
Know this and be satisfied.
I love you My daughter
I want you to see in flesh, a picture of your relationship with Me.
Know that I love you completely.
I am God.
Know this and be satisfied.
I love you My daughter
Sincerely,
Your Father in Heaven
Nb: This letter blesses me indeed. It makes myself not to worry seeking the perfect man for me to spend my life untill i found my face full of wrinkles. All i have to do is peacefully stand still and give my love pen to God. Let His scenario will be done in my life because i believe His is better than mine. I couldn't lie if i had been worried all this time thinking how's my love life goes on. And from this letter i have just realized that i should let my self fulfilled with His love because He's the one i've ever needed. Like a song, He is the best thing i never knew i needed. Therefore, it is extremely wrong if i seek other place to fulfill my needs. I realized i should satisfy my longing through Him. He loves me more than anything, and i know that He loves you too.
I like a quote that says,“A woman's heart should be so hidden in God that a man has to seek Him just to find her.” Frankly, it says like this, hey women, if you want to find a perfect man, you should seek it in Him. If you are attracted to a man and you desire to know if he is a right man, you should ask God first. So, you do not need to put on your thick make up or very short skirt just to attract man because that man who are being attracted by the wrong way you do, he is absolutely not the perfect match for you. God will give you the man who also love God more than anything who will love you deeply either. Not just saying that he loves you, but that man will also serve you the way you deserve.
I want to be the one who have the rightest man for me, who will serve me the way i deserve, honor me, and love me like i'm going to die tomorrow. Love is not blind. It gives you more sight to see, and women, you are precious. You deserve the best, the best man, and the best God. You do not have to find the most perfect man in the world, but the one who have the most perfect God who will perfecting him. And through God, everything will be so perfectly and peacfully done.
I rest my life in You, Lord. I know you have planned what best for me, and love me like no one ever did before.
For I know the plans I have for you,” says the Lord. “They are plans for good and not for disaster, to give you a future and a hope.
Matthew 11:28-29
“Come to me, all you who are weary and burdened, and I will give you rest. Take my yoke upon you and learn from me, for I am gentle and humble in heart, and you will find rest for your souls.Romans 8:37-39
No, despite all these things, overwhelming victory is ours through Christ, who loved us.
And I am convinced that nothing can ever separate us from God’s love. Neither death nor life, neither angels nor demons, neither our fears for today nor our worries about tomorrow—not even the powers of hell can separate us from God’s love. No power in the sky above or in the earth below—indeed, nothing in all creation will ever be able to separate us from the love of God that is revealed in Christ Jesus our Lord.
Tuesday, April 3, 2012
Fatherless Generation. Peran ayah yang belum banyak diketahui.
Satu lagi film yang harus ditonton oleh para ayah, Courageous. Perlu diketahui kalau sebagian besar ayah di dunia tidak tahu bagaimana menjalankan peran ayah yang sebenarnya. Mereka bahkan tidak mengetahui bahwa peran ayah itu sangat amat besar dampaknya bagi anak - anak mereka. Setiap anak pasti mempunyai kebutuhan untuk dilindungi, diterima, diperhatikan, dan dilayani. Saya rasa, itulah tugas penting yang harusnya diemban seorang ayah. Anak - anak bukan hanya merasa lengkap kalau ada ayah mereka yang berperan sesungguhnya, tetapi mereka butuh peran itu.
Di film ini, sang kepala kepolisian pun menyampaikan hal yang penting bagi anak buahnya, yang merupakan pemeran - pemeran utama dalam film ini. Dia berkata bahwa sebagian besar kriminal dan geng - geng yang ada di Amerika berasal dari keluarga yang tidak memiliki ayah. Apalagi, dalam suatu adegan, seorang anak muda menjawab bahwa dia merasa tidak memiliki siapapun ketika ditanya mengapa dia berada di dalam geng. Karena di dalam geng terdapat persatuan kekeluargaan yang solid, layaknya di rumah.
Saya pun mencoba untuk mencari seberapa besar pentingnya seorang ayah di rumah, dan saya menemukan informasi - informasi seperti ini:
- 63% of youth suicides are from fatherless homes (US Dept. Of Health/Census) – 5 times the average.
- 90% of all homeless and runaway children are from fatherless homes – 32 times the average.
- 85% of all children who show behavior disorders come from fatherless homes – 20 times the average. (Center for Disease Control)
- 80% of rapists with anger problems come from fatherless homes –14 times the average. (Justice & Behavior, Vol 14, p. 403-26)
- 71% of all high school dropouts come from fatherless homes – 9 times the average. (National Principals Association Report)
- Eight times more likely to go to prison.
- Five times more likely to commit suicide.
- Twenty times more likely to have behavioral problems.
- Twenty times more likely to become rapists.
- 32 times more likely to run away.
- Ten times more likely to abuse chemical substances.
- Nine times more likely to drop out of high school.
- 33 times more likely to be seriously abused.
- 73 times more likely to be fatally abused.
- One-tenth as likely to get A's in school.
- On average have a 44% higher mortality rate.
- On average have a 72% lower standard of living.
| Failing father |
Contohnya, 43% anak - anak di Amerika hidup tanpa ayahnya. Sudah menjadi fakta bahwa hubungan diluar pernikahan sudah menjadi makanan mereka sehari - hari. Bahkan mereka tidak menutup - nutupi seperti pasangan artis yang bahkan bangga mereka memiliki anak dari hasil diluar pernikahan. Apakah ini menjadi dampak yang bagus? tentu tidak. Beberapa bagian negara Amerika serikat menjadi tuan rumah geng - geng anarkis yang hanya mengenal kekerasan, kesenangan, dan uang. Saya rasa negara tersebut merupakan negara yang mengerahkan polisinya untuk memerangi geng terbanyak di dunia. Kenapa mereka memilih jalan hidup mereka sebagai geng? Karena mereka tidak memiliki ayah. Lalu apa hubungannya? Mari kita lanjutkan.
90% anak - anak yang tidak memiliki rumah dan kabur dari rumah berasal dari rumah tanpa ayah. Mereka muak dengan kerinduan mereka akan kehadiran seorang ayah di rumah. Mereka tidak betah, atau mungkin iri dengan temannya yang bermanja - manja dengan ayahnya. Mereka berpikir bahwa merekalah yang menjadi tulang punggung keluarga setelah melihat seorang ibu saja tidak cukup kuat untuk menanggung beratnya beban yang seharusnya dipikul seorang ayah. Mereka ingin lari dari kenyataan itu. Mereka ingin bebas. Tetapi pada kenyataannya mereka tidak mendapat hidup yang lebih baik. Mungkin itulah alasan mereka menjadi bagian dari geng. Karena disitulah mereka merasakan sebuah 'keluarga.
80% Pemerkosa termotivasi dari rasa marah mereka karena ketidakhadiran ayah dalam keluarga. Suatu hal yang mereka tahu itu salah, tetapi menyenangkan bagi mereka pun menjadi pembuktian bagi mereka. Mereka ingin semua orang takut kepada mereka karena mereka sendiri dipenuhi dengan ketakutan. Mereka takut akan hidup mereka yang tidak ada yang melindungi mereka, menjaga mereka. Mereka takut akan masa depan mereka. Mereka membawa pistol untuk menakut - nakuti orang, karena mereka senang semua orang mengalami hal yang sama dengan mereka, ketakutan. Mereka tidak terima dengan keadaan mereka.
Satu lagi info yang ingin saya highlight. 71% remaja di bawah 19 tahun yang hamil diluar nikah tidak mempunyai ayah atau mempunyai ayah yang tidak berperan. Fakta ini cukup fair. Justru tidak fair apabila ayah yang mabuk - mabukan, kerjanya hanya menganggur dan berjudi mengusir anak perempuannya karena hamil diluar nikah. Anaknya memang bersalah, tetapi saya perlu memberikan cermin yang besar kepada sang ayah. Dia harus berkaca. Sudahkah dia memberikan figur yang tepat? Sudahkah ia menjalankan peran yang seharusnya? Anak itu pasti rindu kepada ayahnya. Tetapi, dia berusaha mencari belaian kasih sayang seorang ayah ke tempat yang salah. Akibatnya, seks bebas dan hamil diluar nikah pun tak dapat dihindari. Penyelewengan seksual pun kerap terjadi, contohnya gay dan lesbian. Saya pernah mendengar bahwa seorang lesbian menjadi yang tidak seharusnya disebabkan oleh kekecewaan atas figur ayahnya yang meninggalkan keluarganya untuk menikaj dengan perempuan lain. Ataupun gay yang kecewa dengan peran orangtuanya, terutama tidak satu jalan dengan ayahnya yang selalu menolak dia. Lihat saja lagu Eminenm yang berjudul my dad's gone crazy yang adalah bentuk kekecewaan terhadap figur ayah.
Seorang ayah adalah pemegang otoritas di dalam keluarga. Dia yang adalah pemimpin keluarga mendampaki keluarganya dengan sikap dan keputusan yang ia ambil. Seorang anak pasti melihat ayahnya dalam ia mengambil keputusan atau berperilaku. Kalau perkembangan seorang anak kehilangan figur pemimpin dan otoritas, anaknya akan kehilangan kepercayaan diri dan menjadi seseorang yang pesimis, sulit untuk beradaptasi dengan lingkungan, bahkan mengalami gangguan psikoseksualnya. Satu kunci bagi mereka yang berjalan di jalan yang tidak seharusnya adalah kekecewaan, ketertolakan, dan kepahitan yang mendalam sehingga mereka mencari persetujuan atau 'pengobatan' di tempat yang salah.
Orang - orang yang tertolak berusaha membawa dirinya seakan - akan untuk semua orang tahu bahwa mereka adalah orang yang tertolak. Memakai baju yang tidak seharusnya dapat menunjukkan ketertolakan mereka dan seakan - akan berkata ke semua orang di sekelilingnya bahwa mereka harus diperhatikan lebih dan dengan begitu mereka akan terpuaskan.
Dengan memikirkan peran ayah ini, saya jadi berpikir, inilah yang dimaksudkan untuk menjalin hubungan yang kudus sejak kita pacaran. Karena dengan memiliki hubungan yang kudus, saya sebagai wanita tahu bahwa laki - laki tersebut memang tahu bagaimana menghormati dan menghargai wanita. Maka dari itu saya dapat berkata omong kosong kepada laki - laki yang berkata bahwa dia cinta kepada pacarnya dengan amat - sangat sehingga mengajak hubungan diluar nikah. Ewwhh! TEntunya itulah tanda bahwa dia tidak tahu peran yang ia jalankan. Tidak tahu bagaimana memperlakukan wanita yang seharusnya dia serve dengan baik, dan menjagak kekudusannya. Dengan begitu, saya yakin mereka akan memiliki pernikahan yang solid, pernikahan yang berhasil, Dan pasangan pernikahan yang tahu bagaimana melakukan nilai - nilai yang benar, pasti akan mengajarkan nilai - nilai yang benar itu kepada anak - anaknya. Anak - anak yang mempunyai nilai kebenaran akan menghasilkan masyarakat yang benar pula.
Memang, sesuatu itu asalnya dari awal. Dan yang terpenting dari dalam diri sendiri..
Nb: Saya merasa seperti psikolog ketika menulis post ini. Kalau kurang akurat, atau kurang berkenan, you can freely send an email to me :) Ini hanya pemikiran saya saja, jadi boleh setuju atau setuju :D
TTYL
Friday, March 30, 2012
Hadiah untuk Tuhan..
Di suatu sore yang indah, kami berjalan – jalan di taman. Aku dan Tuhan. Sementara matahari mulai menyembunyikan cahayanya, kami mencari sebuah bangku taman yang sedang menganggur. Hampir saja kami tidak menemukan bangku yang kosong, sampai akhirnya Dia mengajakku duduk di sebuah bangku taman yang hampir lapuk, di pojok sudut taman itu. Satu menit berlalu tanpa terucapkan sepatah katapun seakan waktu membiarkan kami menikmati indahnya sore itu, ciptaanNya. Tidak terlalu panas, juga tidak terlalu dingin. Sedikit mendung, tetapi aku yakin hujan pun tak akan rela mengusik kami.
“Tuhan”, panggilku memulai pembicaraan. “Aku tahu Kau mencintaiku. Kau juga mengetahui segalanya yang ada padaku bahkan yang aku sendiri pun tidak tahu. Kau menolongku di saat badai menerjang, menggendongku melawan masalah - masalahku. Kau pun yang menghapus air mataku di kala semua orang meninggalkanku, yang semakin membuatku berharap kepadaMu, bukan kepada manusia. Kau mengecup dahiku disaat aku hampir terlelap setiap malam, hanya untuk membuatku tahu bahwa Kau selalu disampingku. Kau memanggilku sebagai anakMu, disaat aku merasa menjadi kacungMu pun aku tak layak. Kau yang mengubah segala kekecewaanku menjadi penuh pengharapan karena Kau memberikan aku gambaran tentang rencanaMu yang indah bagiku. Kau pun yang membisikan janji – janjiMu yang indah dan yang tidak pernah meluputkannya sampai semua itu tergenapi..” Aku menoleh untuk mengetahui apakah dia mendengarku. Dia tersenyum sambil memandangku lekat – lekat dengan mataNya yang berbinar dan wajahNya yang penuh dengan cahaya kemuliaanNya.
Bodohnya aku. Pastilah Ia mendengarku. Bahkan ia mendengar setiap isi hatiku, bahkan sebelum itu singgah di kerongkonganku. Aku ikut tersenyum, dan melanjutkan isi hatiku sambil memainkan rambutku. “Di saat aku ingin meninggalkanMu karena keegoisanku, Kau tetap menungguku karena KasihMu yang tak akan pernah meninggalkanKu. Awalnya aku sempat ragu dengan kuasaMu yang sanggup mengubah hidupku yang kotor. Tapi aku tahu aku salah semenjak Kau mengampuniku tanpa syarat apapun..” Terharu aku mengingat semua kebaikanNya, tanganku menggenggam tepian bangku taman itu dengan erat dan lebih erat. “Aku sempat berpikir bahwa kebahagiaan sesungguhnya adalah saat aku menikah nanti. Bertemu orang yang mencintai aku, yang tidak akan pernah meninggalkan aku. Yang selalu mendukungku, dan berkata aku cantik di kala aku melihat keburukanku di depan cermin. Tapi itu manusia. Sesuatu yang tidak kekal. Kau lebih dari itu, Tuhan. Kau memandangku seakan – akan aku ini permata yang paling bernilai sejagat raya, sampai terkadang aku heran, apa yang Kau lihat dari manusia hina seperti aku ini.”
TanganNya yang besar dan hangat itu dengan perlahan terangkat dan mendarat di pundakku. Nyaman sekali. Bagaikan selimut wol berlapis yang dipakai saat musim dingin tiba. “Itu memang benar, anakKu. Kau memang permata yang berharga bagiKu, bahkan darah tercurah untukmu pun Aku rela. Kau tahu itu.” Setitik air mataku pun jatuh, karena tidak pernah aku temui pengakuan yang begitu tulus di dunia ini sebelumnya. Aku berharga. Aku memandang wajahNya dan membalas pelukanNya. “Lalu Tuhan, Kau sudah mengasihiKu sedemikian rupa. Kau mengampuni kesalahanku yang tidak pernah Kau ungkit – ungkit lagi. Lalu, aku masih merasa berhutang, Tuhan. Aku ingin memberikanMu hadiah. Hadiah yang tidak akan pernah Kau lupakan, sama seperti aku tidak akan pernah melupakanMu. Tapi aku belum menemukan jawabannya, Tuhan. Kau mau apa dari aku, Tuhan? Apakah kau mau menerima kalung mutiara di leherku ini? Atau, Kau mau seluruh uangku? Atau apakah Kau mau menerima, emm.. sepatu merah kesayanganku ini? Aku rela, kok, Tuhan..”
“Hahahahaha,” Tertawalah Ia terbahak – bahak yang meninggalkan ekspresi terheran – heran di wajahku. “Kok ketawa, Tuhan? Aku serius, Tuhan. Atau kau mau semuanya? Aku rela, Tuhan.” Aku melirik tepat pada mataNya dan menyaksikan jenggotnya yang panjang tiba - tiba bergerak - gerak. Dengan menahan tawa, Dia menggenggam tanganku dan memandang wajahku yang penuh dengan tanda tanya dengan tersenyum. “Sylvia anakKu, apakah kau berpikir kalau kalung mutiaramu itu cocok dengan terusan putih ini? Atau sepatu merahmu yang mungil itu untuk kakiKu yang jauh lebih besar dari punyamu ini? Hahaha. Kau memang lugu. Itu adalah pemberianku untukmu. Kau ingat?.” Dia membetulkan dudukNya dan mengarahkan pandanganNya ke awan – awan yang merah itu. “Aku masih ingat dengan wajahmu yang terbelalak gembira sekali saat aku berikan kalung mutiara itu, atau sepatu merah itu untuk ulang tahunmu kemarin lewat orangtuamu. Aku tahu kamu sangat menyayangi benda itu. Tetapi, Aku tidak membutuhkan itu, anakku.”
Aku menundukan wajahku dengan sedikit sedih, dan dahiku yang berkerut menunjukkan sekali kalau aku sedang berpikir keras. ‘Apa sih yang Tuhan mau.. Apakah mobilku, atau…’ “Lalu Tuhan, apa yang Kau mau?” Menyerah aku berpikir, segera aku bertanya kepadaNya.
Kembali dia melayangkan pandanganNya ke arahku, dengan wajahNya yang lembut namun serius. “Kamu tahu, bahwa Aku mengasihiMu tanpa syarat. Kamu Aku kasihi bukan karena kamu berbuat baik kepada semua orang, atau kamu rajin berkunjung kerumahKu, tetapi karena Aku mau. Satu – satunya alasan Aku mengasihimu adalah karena Aku mengasihimu. Karena kamulah kalung mutiara itu bagiKu, bahkan lebih. Kamu tidak akan mengejar kalung mutiaramu kalau kalung itu terpeleset ke jurang, bukan? Tetapi aku rela melompatkan diri demi menyelamatkan kamu, anakKu. Aku memang sedih ketika kamu menginggalkan Aku, tetapi aku dengan melupakan pelanggaran – pelanggaranMu mencari engkau yang tersesat, dan tertusuk sakitnya dunia lalu melebarkan tanganKu untuk memelukmu dan menyelamatkanmu. Aku mengasihiMu tanpa syarat.” Tidak hanya setetes air mata saja yang mengalir ke pipiku. Aku tidak dapat berkata apa – apa, apalagi berpikir. Aku terharu.
Dia mencurahkan isi hatiNya kepadaku! “Tuhan, tapi aku hanya ingin menyenangkanMu.” Aku mengusap hidungku dan air mataku, sampai ada sebuah tangan yang menghapus air mataku. TanganNya. “Aku hanya ingin ini.” Ia menunjuk dadaku. “Aku hanya ingin hatimu. Hati yang sungguh – sungguh mencintai Aku. Hati yang selalu haus akan firmanKu. Hati yang melakukan apa yang Aku suka dan menjauhi apa yang Aku tidak suka. Hati yang berharap hanya padaKu. Hati yang hanya ingin menyenangkanKu dan hati yang tinggal di dalamKu. Sampai di surga nanti, ketika para penjaga gerbangKu tidak mengenalmu, aku akan berkata kepada mereka ‘Biarkan dia masuk, dia anakKu’ dan mempersilahkanmu masuk ke rumahmu yang sesungguhnya.”
Aku pun memelukNya dengan erat sampai tak rela aku melepaskannya. Aku hanya ingin seperti ini selamanya. Dekat denganNya sepanjang waktu. Berada di hadiratNya yang kudus. Aku hanya ingin berada di pelukanNya selamanya dan meninggalkan dunia yang kejam ini. Tetapi aku tahu, ini belum saatnya. Ia masih punya rencana yang lebih besar lagi untuk diriku. Untuk membuat namaNya lebih besar lagi. Supaya orang – orang dapat melihat kebesaranNya, merasakan kasihNya..
Aku hanya berharap sore itu tidak akan pernah beranjak menjadi malam..
Aku hanya ingin berada dekatNya..
By Sylvia Happy 30-3-2012 @16:31
Sunday, March 25, 2012
What is Church?
I like the last statement in video above. The church is You, but i want to correct it become The Church is WE. Karena kalau kita sendiri, namanya bukan Gereja ataupun komunitas. Dunia pun tahu bahwa seseorang tidak akan dapat hidup sendiri. Seorang pemimpin pun tidak akan menjadi pemimpin dengan usahanya sendiri. Pasti ada orang - orang ( bukan orang saja) yang berinvestasi dalam kehidupannya.
Yang dimaksudkan disini, Gereja adalah orang - orangnya, bukan gedungnya. Saya yakin, orang sudah tahu kebenaran ini, tetapi mengapa masih saja se akan - akan Gereja hanyalah Gedung yang harus didatangi setiap minggu dan kalau tidak datang ke gereja, tandanya tidak suci, kotor, dan berdosa.
I want to highlight this:
Gereja adalah komunitasnya Allah yang apostolik.
Orang - orang ini dpanggil keluar dan dipisahkan oleh Allah dari kegelapan karena pertobatan dan iman dalam Yesus lalu diutus keluar untuk menjadi terang bgai dunia yang gelap ini. Siapa kepalanya? Yesus sendiri. "Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia
telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada. Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu." Efesus 1:22-23
Gereja harusnya adalah tempat yang terbuka, yang menerima orang - orang dalam segala keterbatasannya bertumbuh bersama - sama untuk naik ke level yang lebih tinggi. Tentunya setiap organisasi mempunyai goal nya toh?
Apa sih visi Gereja itu? Tuhan Yesus sendiri yang adalah otoritas, yang mendapat otoritas dari otoritas tertinggi, memberikan amanat kepda murid - muridNya pada saat Dia naik ke surga. Karena itu, kita yang menjalankan visiNya pun diberikan otoritas dan menyebabkan kita mempunyai kuasa yang tidak akan di dapat oleh penguasa manapun. Amanatnya dapat dilihat di Matius 28: 18-20. Dari ayat ini ditekankan bahwa Tuhan adalah otoritas maka itu, taatilah amanat ini, kalau tidk mengikuti ya memberontak. Kenapa? ya karena tidak melayani visi dari tuannya.
Coba bayangkan kalau seseorang bekerja di sebuah perusahaan dan boss nya ingin mengirit pengeluaran tetapi pegawainya malah menghambur - hamburkan uang yang katanya urusan kantor? toh ya tidak sesuai dengan maunya si boss. Boss nya apakah berhak memecat si pegawai? Ya jelas. Karena Boss nya adalah otoritas tertinggi dari perusahaan itu. Nah begitulah kira - kira.
Saya miris sekali kalau mendengar tentang gereja - gereja yang hanya mementingkan kuantitas bukan kualitasnya. Saya dulu pernah mengikuti sebuah persekutuan doa setiap pagi dan terlihat sekali, PD itu dinyatakan berhasil kalau jumlahnya semakin banyak. Konsekuensinya apa? orang akan sadar bahwa tidak ada nilai yang ditanamkan. Pergilah anggota - anggotanya satu persatu. Karena tidak mementingkan kebutuhan jemaatnya.
Atau kalau sebuah gereja dengan pendetanya yang berzinah? Ini jelas - jelas bertolak belakang dengan apa yang Tuhan mau, lah kok masih dilakukan? katanya sih Tuhan yang mau. Aah saya speechless. Kau sudah tahu jawaban sebenarnya kan wahai bapak pendeta? Atau kalau sebuah gereja yang hanya menyambut jemaatnya yang kaya atau satu suku? wah wah. Saya pernah mendengar kabar bahwa orangtua teman saya yang tidak di 'welcome' lagi di gerejanya hanya karena perusahaannya bangkrut dan menjadi pengangguran. ckckck. That's why some people refuse to go to Church.
Gereja yang baik bukanlah Gereja yang hanya mengagung - agungkan tentang cinta Tuhan, padahal Tuhan bilang satu point yang penting juga adalah cinta kepada sesama. Gereja juga bukan hanya hari Minggu, tetapi setiap hari. Bahkan, bekerja juga dalah ibadah, karena setiap harinya dalah tempat dimana kita praktek apa yang kita dapatkan di Gereja, itu yang mebuat orang - orang cepat bertumbuh setelah mempunyai The Servant Heart. Hati yang mau melayani adalah hati yang dicari siapapun di dunia ini. Hati yang loyal dan hati yang mengakui otoritas di atasnya untuk membuka pintu berkat dan kesuksesan.
Gereja adalah tempat dimana orang - orang yang tidak sempurna itu diterima.
Tempat dimana anugerah itu ada dan dibutuhkan.
Tempat dimana pengampunan itu disediakan.
Dimana ada pengharapan
Dan tempat dimana kita ditempa dari hidup yang tidak beres menjadi berbalik arahnya.
Where nobody is perfect
Where beginners are welcome
Grace is required
Forgiveness is offered
Where hope is life
Where okay to not be okay
He is so simple ❤ ❦
I found a video that simple describe how simply my God is.
Setiap orang pasti berdosa. Ya. Itu tidak dapat dipungkiri. Yang kaya, korupsi. Yang miskin, iri. Berbohong. Memberontak. Tidak tunduk pada otoritas. Terbelenggu dalam perzinahan. Membunuh. Consuming drugs. Hubungan yang tidak kudus. Wroshiping idols. Kalau mau dibuat daftarnya, saya yakin seluruh pohon di dunia ini yang telah diproses habis terpakai untuk menjadi alas saya menulis.
The funny part is sebagian besar orang menganggap semua dosa itu akan tertutup dan terampuni jika mereka melakukan satu atau dua perbuatan baik. Sungguh pola pikir lama yang salah. How arrogant we are. Seakan - akan kita dapat melakukan semua jenis dosa dengan seenak hati. Toh hanya dengan memberi 1000 perak rupiah kepada pengemis semua itu akan sirna. Toh dengan pergi ke Gereja pun segalanya menjadi hilang.
Ting tong ting tong. Sadar ataupun tidak, sudah dapat terdeteksi roh agamawi. The most important thing about christianity is not about religion, it's about a journey. A journey with God. Jadi, tidak peduli seberapa banyak ke Gereja, atau seberapa banyak kita menolong orang lain untuk bisa selamat. Dalam video di atas, kita dapat melihat orang - orang tidak terpilih tersebut mengagung - agungkan perbuatan baik yang telah mereka lakukan, walaupun mereka mengakui kesalaham mereka. Yang saya tangkap adalah, Tuhan tidak melihat seberapa banyak perbuatan baik mereka, seberapa bagus mereka berargumen, tetapi ia melihat hati.
Hati yang rendah hati, hati yang bertobat! Bukankah dapat dilihat dengan jelas bahwa air muka orang terakhir itu penuh dengan penyesalan dosa, dan merasa bahwa dirinya tidak layak? Keselamatan adalah gratis! "What a grace", kalau penjaga gerbangnya itu berkata. Itu adalah sesuatu yang ditawarkan. Seperti kalau kita jalan - jalan ke pusat perbelanjaan dan tiba - tiba ada SPG yang muncul dengan senyum melimpah sambil menawarkan semangkuk kecil eskrim tester ha*gen-dazs. Gratis dan setelah dimakan, adem. :)
"Karena kasih karunia [kita] diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil
usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan
ada orang yang memegahkan diri." Efesus 2:8-9
Hanya dengan satu jalan anugerah itu dapat kita terima yaitu melalui satu pribadi yang mau mengenalkan diriNya pada kita, Tuhan Yesus.
"Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia,
sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan
kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."
Kisah para rasul 4:12
Saya rasa, saya tidak perlu menjabarkan ayat ini lagi karena sudah jelas hukumnya kalau mau selamat, datang kepada Yesus. Yang diperlukan hanyalah pengakuan kita bahwa Yesus adalah satu - satunya Tuhan yang dapat disembah dan diakui otoritasnya dan pertobatan yang disertai dengan penginsafan. Apa perbedaan dari pertobatan dan penginsafan? Kalau seseorang itu telah insaf, maka dapat dipastikan hidupnya akan berubah 180 derajat karena selain menyesali perbuatannya, maka dia akan eneg dan sensitif terhdapa dosa, dan tidak mau kembali lagi jatuh ke dalam lubang yang sama.
Setiap orang yang melakukan dosa pasti tidak damai sejahtera hatinya. Iblis berusaha agar orang - orang semakin jatuh ke lubang yang semakin dalam dan masuk kedalam kegelapan yang paling gelap sehingga mereka akan terbiasa ke dalam gelap dan menganggap itu hal yang biasa dan tidak mengenal adanya terang. Sekali mereka di bawa ke tempat yang terang pasti mereka akan silau. Reaksi mereka ya ada yang balik lagi ke lubang, tetapi ada juga yang merasakan terang itu lebih enak. Mereka tau itu adalah kebebasan mereka yang sejati. Tidak ada gantinya.
But God is love and love is God.
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah
mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya
kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. " Yohanes 3:16
Karena cintaNya, maka forgiveness itu akan diberikan cuma - cuma bagi semua orang yang membuka ointu ketukanNya dan yang mau mengulurkan tanganNya untuk Dia selamatkan. Dia akan membuka lebar - lebar tanganNya, dan berkata, "Marilah, masuk ke dalam kerajaanKu, anakKu." You are forgiven.
Everyone needs compassion,
Love that's never failing;
Let mercy fall on me.
Everyone needs forgiveness,
The kindness of a Saviour;
The Hope of nations.
Saviour, He can move the mountains,
My God is Mighty to save,
He is Mighty to save.
Forever, Author of salvation,
He rose and conquered the grave,
Jesus conquered the grave.
So take me as You find me,
All my fears and failures,
Fill my life again.
I give my life to follow
Everything I believe in,
Now I surrender.
Shine your light and let the whole world see,
We're singing for the glory of the risen King
Love that's never failing;
Let mercy fall on me.
Everyone needs forgiveness,
The kindness of a Saviour;
The Hope of nations.
Saviour, He can move the mountains,
My God is Mighty to save,
He is Mighty to save.
Forever, Author of salvation,
He rose and conquered the grave,
Jesus conquered the grave.
So take me as You find me,
All my fears and failures,
Fill my life again.
I give my life to follow
Everything I believe in,
Now I surrender.
Shine your light and let the whole world see,
We're singing for the glory of the risen King
Wednesday, March 7, 2012
Abang tahu Gejrot who still remember me
Tak tahu kenapa, tidak ada niat untuk belajar hari ini. Padahal final semakin mendekat bagaikan Anjing yang mengejar kucing. Berusaha mendekati, but it will never fit! hahaha. I do know why i do not like exam. I could not memorize all the books. I am human, baby. But i know i have holy spirit. I do not want to push my own car that i could drive to go to the destination, right?
Tetep harus belajar tapinya sih. Sepertinya i have to look my Accounting books as if it is chocolate milk with roasted almond in it. Menggoda. Dan, sedikit berhasil, saya mulai penasaran dengan soal - soal yang ada. Apalagi kelulusan subject ini ditentukan apakah saya lolos atau tidak dalam final. God, i rest in You!!
Anyway, mobilitas saya minggu ini tinggi sekali. Hari senin kemarin, saya pergi pagi - pagi dari Jakarta ke Cikarang, dimana kemarin, hari selasa saya sudah ada di Jakarta jam 3 dan sampai rumah jam 5. Lalu saya harus ke Cikarang lagi nanti hari Jumat, dan ke Jakarta lagi hari Sabtu jam 3 dan ke Cikarang lagi malamnya. pusing? ya. Tetapi saya menikmati itu. Tidak tahu mengapa minggu ini kangen banget sama rumah. Pengennya di rumah. Sumpek kali ya di dorm. Kecil, mungil, pengap, banyak barang. Kalo liat langit - langit di rumah bagaikan seluas awan membentang haha. Lega rasanya.
Harus belajar setiap hari. itulah niat saya pada awalnya. Tetapi kenyataannya, jeng jeng, kemarin saya terlalu menikmati tahu gejrot perumahan sebelah yang abangnya masih inget guee. Awhh. Jadi, dari gue SD abangnya udah jualan keliling di Perumahan gue, dan gue dikenalnya sebagai anak dokter. Sampai sekarang pun dia bilang, "anaknya dokter ya?" Tertawa kecil saya pun berkata, "iyaa, wah masnya masih inget?" Dimulai lah ia bercerita, Sudah 18 tahun jualan tahu gejrot dari kakaknya yang menjual peralatannya dulu. Di Jakarta dia keliling perumahan yang kayaknya kurang laku. Cape musti keliling. Seinget saya, dulu badannya masih kurus. Tahu gejrot yang dijualnya Rp 3000,- pun belum terlalu diminati. Setelah berjualan sekian tahun, dia balik ke Cirebon, tempat asalnya. Dan sekitar 2 tahun lalu, si mas nya balik ke Jakarta dan mulai keliling perumahan lagi.
Singkat cerita, akhirnya dia memutuskan untuk menetap di perumahan sebelah, di depan perumahan orang. Kerap kali di usir satpam, dia tak enyah dari peradaban karena tahu gejrotnya semakin laku! ya ampunnn dari jam setengah 2 dia berjualan, tak henti -hentinya mengulek bumbu tahu gejrot itu. Sekitar 7 siung bawang, setengah siung bawang putih, 10 cabe rawit, sedikit garam, 3/4 buah gula merah kecil pun lumat ditempa ulekan kayu oleh si abang. Setelah lumat dalam waktu sekian detik, disiramlah kuah asam jawa yang dicampur dengan 9-10 buah tahu yang ia produksi sendiri! Wah. Rame banget. Niatnya mau beli 4 pun tak membuat saya menyerah mengantri. Enak sih. Cukup dengan Rp 5000,- tersedia lah segelas besar plastik tahu gejrot yang pedas. Nyokap sampe bilang, naikin harga aja mas. Dengan tersenyum halus sambil ngulek abangnya berkata, "nggak lah neng, saya mah nggak usah gede - gede untungnya." Wah, ternyata dia mau berumur panjang katanya. Biar laku terus.! Terbukti sih, tak pernah terlihat si abang terduduk santai - santai. Ngulek teruuusssss.
"Ade ini mah kecilnya saya tau, pak.", katanya kepada seorang bapak yang membeli sambil menunjuk saya. Saya pun tersenyum. Saya teringat dahulu ketika saya masih akrab dengan para tetangga. Selagi main masak - masakan ( bunga daun, taneman di ulek pake batu) bersama para tetangga, saya pun selalu pulang ke rumah untuk meminta ijin mama membeli tahu gejrot kalau abangnya lewat. Jadilah para tetangga pun ikut memesan. Mulai dari om nya, tantenya, sampai anak - anaknya. Saat itu saya masih SD. Dia pun bercerita tentang tetangga saya dulu itu yang tak pernah saya temui lagi selama 10 tahun! ternyata mas nya masih ingat teman main saya dulu. Saya pun menitip salam untuk teman saya itu lewat abang ini. Apa kabarnya mereka sekarang ya..
"Udah lama nggak balik Cirebon dong, bang?" tanya saya untuk melanjutkan percakapan. This conversation starts to spark into life! Ternyata dia balik ke Cirebon setiap 2 minggu menggunakan bus umum seharga Rp 35.000,- "Kan saya ada istri." Ternyata dia kangen istrinya. Wahhhh. Tak lama pun tahu gejrot saya jadi! 3 sedeng pedesnya, dan satu tidak pedes untuk si Sammy, my little brother.
Salah satu penjual makanan yang nggak kayak di reportase sore yang memakai bahan kimia untuk jualannya. Royal banget bawang merahnya, kuahnya, demi pelannggan. Saya mulai berpikir tentang susahnya mencari uang untuk orang - orang seperti abangnya ini, yang saya lupa namanya. Namanya pun saya baru tahu kemarin setelah sekian tahun saya menjadi pelanggan tahu gejrotnya. Kalau tidak habis, tahunya ia buang. Kalau tahunya tidak berhasil dibuat, ia buang, tak berani dijual. "Lidah orang sini tajem - tajem. Paling ato - ati saya kalau jualan di sini." begitu jawabnya tanpa ditanya.
Sebelnya, kalau habis makan itu, mulutnya jadi bau bawang meskipun sudah sikat gigi. ughh. Trus ternyata nunggunya lama banget kalo nggak ngobrol.
Sebenernya, my point is, abangnya masih inget gueeeeeeee :D tapi sekalian bercerita tentang kisah si abang tahu gejrot ini, yang demi keluarganya harus berjualan di Jakarta. Dan yang berusaha menjaga kualitas tahunya yang artinya nggak nipu. Jadi ngerasa aman buat ngebeli.
Saya pun membawa tahu ini untuk dicoba anak - anak dorm. Dan mereka suka, termasuk Serena aka Zhang Yuan Yuan, teman saya yang dari Xi An, China. "It's delicious" katanya sambil mengucapkan terima kasih.
Like protesting Film Script. It will never change.
I believe God already plan about me every single step i take, food to eat, place to rest in, or even what shirt color will i wear today.
Yak. Kira - kira seperti itulah Tuhan yang saya kenal. Segala yang saya sesali, lambat laun saya mulai melihat pekerjaan tangan Tuhan di dalamnya. Waktu itu, saya masih SMP. SMP saya letaknya di perumahan Sunrise, dan saya sendiri tinggal di sebuah perumahan di kalideres. Jarak yang cukup jauh untuk ditempuh apalagi macetnya luar biasa. Saya kerap kali protes ke orangtua, juga Tuhan. Kenapa sih sekolah jauh - jauh segala? Mana jemputan mahal banget, waktu itu sekitar 700an ribu sebulan, apalagi uang sekolah nya. Behh dahsyat!. Tapi saya mulai melihat kalau sekolah saya adalah salah satu sekolah terbaik di Jakarta. Itu satu point. Nah ternyata di sekolah ini juga saya mulai menemukan kalau ada rasa haus yang tak akan cukup kalau saya minum air dari Niagara ataupun sebanyak air di Samudra Hindia. Saya butuh Tuhan. Dimulai dari salah seorang teman saya yang bertobat dan mengkoar2kan kebikan Tuhan, yang sempat membuat saya berpikir, norak banget nih orang, saya pun diperkenalkan dengan yang namanya mempunyai hubungan pribadi dengan Tuhan.
Saya mulai merasa Gereja lokal saya waktu itu adalah Gereja yang monoton. Agamawi banget. Nyanyi harus memakai buku, yang bahkan saya sendiri pun tidak tahu apa yang saya nyanyikan. Just some tradition that became my duty every week. Intinya, saya datang ke Gereja hanya untuk memanaskan kursi dan menyenangkan hati orang tua. Kalo saya tidak ke Gereja, bisa dibayangkan omelan omelan yang bertubi - tubi menancap ke telinga. Orang kristen kok ga dateng ke Gereja, apalagi saya pengurus Gereja yang kalau saya tidak melakukan tugas saya, kebaktian pun tidak berjalan! Saya yang mencari ayat dan lagu untuk dinyanyikan, dan koordinator MC istilahnya.
Saya pun bosan. Melakukan ritual yang manfaatnya pun saya tidak tahu. Nah, mulai pas SMA, saya tidak memikirkan Tuhan lagi, apalagi masa - masa sulit pun terjadi. Dimulai dari pelajaran yang bener - bener bikin tertekan, sampai masalah - masalah anak SMA yang umumnya terjadi, dari masalah komunitas sampai romance.
Sampai pada saat masanya untuk kuliah. Hampir saya pergi ke Jerman dan Belanda untuk melanjutkan studi, tetapi karena banyak pertimbangan, saya pun undur dari rencana itu. Saya membelokan haluan ke President University. Pertama saya sempet protes ke Tuhan.
Kampusnya kecil, sistematis manajemennya berantakan, pelajarannya ga jelas, katanya internasional tapi kok inggris gue ga maju - maju, temen - temen nya asik ga yah, panas banget, jauh dari rumah, jalanan rusak yang ngebuat sepatu gue jebol mulu. Fiuh.
Tapi saya percaya itu Tuhan yang ngerencanain saya sekolah dimana. Dan Tuhan pun merencanakan setiap kerikil kerikil yang terjadi. Including the happiness i enjoyed. Di PU (President University) saya pun mensyukuri apa yang telah Tuhan lakukan disini. Saya masih bisa kuliah. Saya masih bisa makan tanpa kekurangan. Saya masih bisa tinggal di dorm yang aman walaupun lebih mahal dari kos - kos an di luar PU, saya masih bisa belajar berorganisasi yang walaupun PU seems to held too many events, saya masih bisa have fun sama teman - teman, saya masih bisa mendapat GPA yang cukup bagus yang saya pun berharap semester ini dan kedepannya naik, saya pun bersyukur karena saya masih bisa balik ke rumah at least dua minggu sekali, saya pun bersyukur saya masih bisa shopping :D :D :D. Dan saya pun bersyukur saya punya komunitas rohani seperti
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku
mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai
sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu
hari depan yang penuh harapan. (Yeremia 29:11)
Yak. Kira - kira seperti itulah Tuhan yang saya kenal. Segala yang saya sesali, lambat laun saya mulai melihat pekerjaan tangan Tuhan di dalamnya. Waktu itu, saya masih SMP. SMP saya letaknya di perumahan Sunrise, dan saya sendiri tinggal di sebuah perumahan di kalideres. Jarak yang cukup jauh untuk ditempuh apalagi macetnya luar biasa. Saya kerap kali protes ke orangtua, juga Tuhan. Kenapa sih sekolah jauh - jauh segala? Mana jemputan mahal banget, waktu itu sekitar 700an ribu sebulan, apalagi uang sekolah nya. Behh dahsyat!. Tapi saya mulai melihat kalau sekolah saya adalah salah satu sekolah terbaik di Jakarta. Itu satu point. Nah ternyata di sekolah ini juga saya mulai menemukan kalau ada rasa haus yang tak akan cukup kalau saya minum air dari Niagara ataupun sebanyak air di Samudra Hindia. Saya butuh Tuhan. Dimulai dari salah seorang teman saya yang bertobat dan mengkoar2kan kebikan Tuhan, yang sempat membuat saya berpikir, norak banget nih orang, saya pun diperkenalkan dengan yang namanya mempunyai hubungan pribadi dengan Tuhan.
Saya mulai merasa Gereja lokal saya waktu itu adalah Gereja yang monoton. Agamawi banget. Nyanyi harus memakai buku, yang bahkan saya sendiri pun tidak tahu apa yang saya nyanyikan. Just some tradition that became my duty every week. Intinya, saya datang ke Gereja hanya untuk memanaskan kursi dan menyenangkan hati orang tua. Kalo saya tidak ke Gereja, bisa dibayangkan omelan omelan yang bertubi - tubi menancap ke telinga. Orang kristen kok ga dateng ke Gereja, apalagi saya pengurus Gereja yang kalau saya tidak melakukan tugas saya, kebaktian pun tidak berjalan! Saya yang mencari ayat dan lagu untuk dinyanyikan, dan koordinator MC istilahnya.
Saya pun bosan. Melakukan ritual yang manfaatnya pun saya tidak tahu. Nah, mulai pas SMA, saya tidak memikirkan Tuhan lagi, apalagi masa - masa sulit pun terjadi. Dimulai dari pelajaran yang bener - bener bikin tertekan, sampai masalah - masalah anak SMA yang umumnya terjadi, dari masalah komunitas sampai romance.
Sampai pada saat masanya untuk kuliah. Hampir saya pergi ke Jerman dan Belanda untuk melanjutkan studi, tetapi karena banyak pertimbangan, saya pun undur dari rencana itu. Saya membelokan haluan ke President University. Pertama saya sempet protes ke Tuhan.
Kampusnya kecil, sistematis manajemennya berantakan, pelajarannya ga jelas, katanya internasional tapi kok inggris gue ga maju - maju, temen - temen nya asik ga yah, panas banget, jauh dari rumah, jalanan rusak yang ngebuat sepatu gue jebol mulu. Fiuh.
Tapi saya percaya itu Tuhan yang ngerencanain saya sekolah dimana. Dan Tuhan pun merencanakan setiap kerikil kerikil yang terjadi. Including the happiness i enjoyed. Di PU (President University) saya pun mensyukuri apa yang telah Tuhan lakukan disini. Saya masih bisa kuliah. Saya masih bisa makan tanpa kekurangan. Saya masih bisa tinggal di dorm yang aman walaupun lebih mahal dari kos - kos an di luar PU, saya masih bisa belajar berorganisasi yang walaupun PU seems to held too many events, saya masih bisa have fun sama teman - teman, saya masih bisa mendapat GPA yang cukup bagus yang saya pun berharap semester ini dan kedepannya naik, saya pun bersyukur karena saya masih bisa balik ke rumah at least dua minggu sekali, saya pun bersyukur saya masih bisa shopping :D :D :D. Dan saya pun bersyukur saya punya komunitas rohani seperti
Kalau orang bilang sih it's like a komsel. Awalnya, saya di ajak ke sebuah Gereja yang mendasari Carecell ini. GGA atau AGC atau Gereja Generasi Apostolik di Kuningan. KLIK INI untuk tau info singkatnya. Awalnya, teman SMP saya yang membawa saya ke Gereja itu. Gerejanya bagus, tapi dingin. Sebatas itu yang syaa tangkap. Memang, dari awal saya sudah memiliki kerindan untuk punya Intimate relationship with God, but i did not know how. Lalu saya di bawa ke Carecell ini di kampus. Saya mau kabur! haha Ga enak banget ditanya - tanyain yang seakan - akan harus dijawab dengan rapi. Dan, anak - anak carecell pun mulai menunjukan perhatiannya. Mulai dari memberikan cupcake, roti bakar, sampai menraktir saya makan. So creepy deh. Rasanya seperti di pedekatein sama orang tapi terang - terangan. Terang - terangan pula saya semakin menjauhi Carecell ini. Beribu alasan saya lontarkan untuk menjauhi komunitas ini. Tidak ada untungnya!
Tetapi, mau sejauh apapun saya berlari, kalau Tuhan sudah memanggil tidak ada yang bisa menghalangi.
28 And we know that in all things God works for the good of those who love him, who have been called according to his purpose. (Rome 8)
Ternyata, Tuhan ingin merubah karakter saya, meninggalkan manusia lama saya, memanggil saya dalam tujuan yang mulia, mengisi hati saya dengan damai, sukacita, dan janji - janjiNya yang luar biasa. Saya mulai datang ke Carecell ini karena memang beda. Kalau komsel yang pernah saya datangi, itu hanya nyanyi - nyanyi dan sharing, apalagi saya trauma sama komsel karena, komsel sebelumnya terkesan memaksa dan memposisikan Tuhan sebagai Tuhan yang baik, tetapi menuntut, yang padahal tidak demikian.
Di Carecell ini, saya melihat bahwa yang di bagikan adalah value - value Kerajaan Allah, dan yang ingin melakukan firman Tuhan, bukan hanya mendengarkan atau sekadar sharing. Banyak sekali hal baru yang saya dapatkan di sini, mulai dari pentingnya peran ayah dalam keluarga, pentingnya buah sulung, bagaimana kekudusan dalam sebuah hubungan, berbisnis sesuai kerajaan Allah, sampai pentingnya perbuatan kecil seperti memberi perhatian kepada orang - orang.
Awalnya saya meng expect pekerjaan Tuhan secara supranatural. BANG! saya pun berubah menjadi baik hati, suci, tidak ada lagi dendam, keluarga saya dipulihkan, saya menjadi sukses dalam sekejap. But no. apa yang saya harapkan tidak terjadi. Karena perubahan itu bukan instant. Sama seperti obat pelangsing murahan yang addicted. Kalau dipakai langsung turun 8 kilo seminggu, tetapi setelah berhenti memakai, akan tambah gendut lagi. Kalau mau kurus ya olahraga. Sehat, tidak instant, bikin cape, tapi hasilnya luar biasa. Karena fokus kita adalah pada tujuan, sehingga kita tidak memperhatikan proses yang bikin ngilu itu.
Nah, setelah tau kebenarannya, saya tidak berani membantah Tuhan, karena Dia sendiri yang memanggil saya, memeluk saya dan berkata, "Kembalilah, Nak." Seperti lirik di sebuah lagu yang membuat saya terharu setiap kali mendengarnya.
The day I left
home I knew I’d broken His heart
And I wondered then if things could ever be the same
Then one night I remembered His love for me
And down that dusty road ahead I could see
It was the only time – it was the only time I ever saw Him run
And I wondered then if things could ever be the same
Then one night I remembered His love for me
And down that dusty road ahead I could see
It was the only time – it was the only time I ever saw Him run
And then He ran
to me, He took me in His arms
Held my head to His chest, said “My son’s come home again”
Lifted my face, wiped the tears from my eyes
With forgiveness in His voice He said,
“Son do you know I still love you?”
He caught me by surprise as He brought me to my knees
Held my head to His chest, said “My son’s come home again”
Lifted my face, wiped the tears from my eyes
With forgiveness in His voice He said,
“Son do you know I still love you?”
He caught me by surprise as He brought me to my knees
Itulah dua paragraf lirik dari When God Ran. Ternyata selama ini saya terhilang, saya haus. Sama seperti dehidrasi yang gejalanya bibir pecah - pecah dan kerongkongan kering, kehausan saya ditandai dengan dendam, sakit hati, protes pada keadaan, Selalu khawatir, cepat marah, dan kesepian. Bukan dengan usaha saya mencari air itu yang membuat saya terlepas dari dahaga, tetapi dengan Anugrah Tuhan lah saya dibebaskan. Orang sering bertanya - tanya. seseorang telah dibebaskan, tetapi masih belum sempurna melakukan apa yang Tuhan mau, masih penuh cacat, penuh kedagingan. Guys, Tuhan memberikan anugrah yang penuh. Nggak setengah setengah. Tuhan yang memanggil, Tuhan pun yang menghidupkan sisi jiwa kita yang mati. Nggak mungkin kalau Tuhan berkata, ini air untuk kamu melepaskan dahaga, boleh kamu masukan ke dalam mulut, tetapi tidak boleh di telan (Taken from Max Lucado book) What i know is He loves me so much.
The point is, i'm happy to be in this community karena kalau kita berada di komunitas yang salah, sebaik apapun kita, gaya hidup komunitas yang akan membentuk kita. Komunitas itu penting, and it is our decision which community you are in. Hanya untuk fun atau mendampaki kita sampai kita menjadi manusia yang luar biasa?
Yang saya sadari adalah, i cannot share any longer words because i have to study!!! grrr. Minggu depan itu final dan saya belum belajar apapun. But i have Him. Saya nggak mungkin memakai kekuatan saya sendiri di saat Dia menawarkan kekuatanNya yang tanpa batas. Saya tidak perlu khawatir.
My last is, i love CareCell PU. Where tomorrow's Leader's dwell together. Therefore, i am being change for i can change peoples. That's why i am here. Love you guys.
XOXO,
Sylvia Happy Joy Peace Righteous Setiawan
![]() |
| Me and my cell |
Tuesday, November 8, 2011
Luar Bi(n)asa
i won't disfigure my university because i am here because of my decision. Singgung dikit, Ci Angel said kalo menentukan pilihan itu ada point - point penting yg harus di consider. The first point is Apakah itu sesuai sama bible? and then Apakah itu berguna bagi diri lo? dan yang terakhir apakah itu menyesatkan orang lian ato jadi batu sandungan orang lain kah? Itu sangat amat tidaklah mudah loh untuk dijalani, untuk membuat semua pilihan - pilihan kita memenuhi ketiga poin penting itu. Makannya, dy bilang kalo salah satu cara juga kalo kita bingung milih, kita pilih aja salah satu dengan syarat kita ga boleh menoleh ke belakang dan ga boleh menyesal atas apa yang kita pilih, jadi jalani saja. haha Oia, poinnya juga, liat lagi motivasi nya apa milih pilihan itu.
Lanjut. kenapa saya memilih judul ini? Nah, seperti yang sudah beberapa orang ketahui bahwa saya kuliah di universitas ini jurusan akunting. Sekarang ini lagi belajar Akunting menengah atau intermediate accounting. Dan, katanya senior ini tuh pelajaran yang lumayan penting dan kalau tidak mengerti pelajaran ini akan susah untuk mengikuti pelajaran yang selanjutnya. Masalahnya adalah, dosen yang mengajar pelajaran ini sangat amatlah mengecewakan. Benar - benar menguras emosi grrrr. Oke, kayaknya gue terlalu formal ngomongnya abis udah lama ga ngomong nulis formal gitu hehe, Lanjutt, jadi yang pertama, begitu masuk aja dia tuh telat dan cuma introduction. Okelah kalo ga blajar gue pikir. maklum kan hari pertama kalo langsung belajar juga males banget kan. Nah, trus yang dia tunjuk suruh baca tuh selalu cowo. FYI, dosen ini tuh cewe rada tambun dan begitulah ga tega ngomongnya hahahha. Dia nggak ngajar SAMA SEKALI! cuma baca buku dan yang kita udah dapet pelajaran baca buku even pas TK. Kayaknya sih beside dia ga bisa ngajar dia juga lupa deh dan ga menguasai banget subject ini. Ngeselin ga sih. Kan lagi buka presentasi kan, dia ngajar disitu dan kita bner2 ga nangkep nah pas exercise kan jawabannya juga ada di slide itu, yang ngeklik2nya tuh ngerjain dia dan ga d klik selanjutnya biar jawabannya ga muncul dia rada panik gitu"ayo mana nih jawabannya" hahaha trus kan temen gue nanya apaaa gitu dan dia ngmong, nanti ya abis si A selesai nulis di papan tulis. gubrak ga sih dan yang akhirnya dia bner2 ga jelasin apa yang temen gue tanya gitu ya ampun kan.
Jadi, bisa dibilang dosen ini luar biNasa sekali. Masalahnya ginim kelas lain yang di ajar sama Miss. Mila, Miss yang terkenal strict dan ngasih nilai ga mungkin A karna katanya A itu cuma buat Tuhan (nyebelin) itu ngajarnya niat banget. Dan asik. Asiknya adalah kita jadi ngerti. Lah kalo dosen gue, ngasih soal mid aja tuh ngelantur. She never taught us. Jeng tiba2 soalnya susahnya setengah mati sampe pas ngerjain tuh rasanya mau nangis tau ga sih. Pengen protes! Pengen ganti dosen.
Seperti biasa, setiap kejadian itu ada pelajarannya sendiri. Yang gue petik adalah gimana kita bergantung tuh sama Tuhan tetep. Ga bisa kita brganting sama orang lain. Trus disini gue juga belajar gimana kita bener - bener tulus mengasihi sesama kita dan bukanya mengasihi orang yang emang menurut kita pantas dikasihi. Kasihilah sesamamu. Siapa sesama kita? ya semua orang dan bukan orang - orang tertentu.
Disini gue belajar bahkan dosen pun kita perlu bener - bener mengasihi dia walopun dia udah ngeselinnya mampus mampus karna kata salah satu temen baik gue di kampus, Tuhan ngingetin kalo dosen pun ga peduli mau kita sebel ato nggak ke dia. Jadi, apa gunanya sebel - sebel ke dosen? Yang penting adalah Apa yang mau lo lakuin next? Bukannya mendek dan stuck karna dosen itu sendiri.
Kan bisa ya kita belajar sendiri trus tanya - tanya anaknya Miss Mila itu. Nah masalah yang bergantung sama Tuhan, kalo midnya itu bener - bener diluar perkiraan banget dan yang harusnya gue lakuin waktu itu ya bukan ngeremehin dia karna emang dia ngajarnya tuh yang maish cetek2 dan gue kira kluar soalnya tuh kayak principle acc yang gampang gitu loh. Ternyata arghhhhh parah! Temen gue yang bner - bener bergantung sama Tuhan, secara ga langsung Tuhan nunjukin soal mana yang bakal keluar dan bisa dibilang cuman dia satu - satunya yang udah latihan soal - soal kayak yang bakal keluar, Nah gue latiannya cuma soal yang basic2. ckck.
Nah kebukti juga kalo kita benci sama dosen, malah rugi di kita dua kali lipat gitu. Nilai jelek. Hati gondok. Di ajarin ga masuk - masuk. Ga niat sama pelajarannya padahal pelajarannya ga salah apa - apa kan. itu dia mungkin sebelom kelas gue bener - bener musti jepit mulut gue biar bisa latihan senyum hehe
Keep smiling. Keep maintain your heart loh dari hal - hal yang mengesalkan.
Masa gara - gara hal sepele kita benci sama orang?
Love is patience in every situation.
Salam zyuper!
Tuesday, June 28, 2011
What every girl should know
God says,
"BIG GIRL, You are BEAUTIFUL"
because
You are fearfully and wonderfully made.
Psalm 139:14
And it is my desire to lavish My love on you.
1 John 3:1
Because I love you with an everlasting love.
Jeremiah 31:3
I am your Father, and I love you
even as I love my son, Jesus.
John 17:23
Your boyfriend dumped you?
He is your encourager like no one can do
For I am your greatest encourager.
2 Thessalonians 2:16-17
I am also the Father who comforts you
in all your troubles.
2 Corinthians 1:3-4
You have no way out?
One day I will wipe away
every tear from your eyes.
Revelation 21:3-4
What should you do?
If you seek Me with all your heart,
you will find Me.
Deuteronomy 4:29
Delight in Me and I will give you
the desires of your heart.
Psalm 37:4
and
PRAY
PUSH
(Pray.Until.Something.Happen)
FOR HE WILL NEVER LEAVE YOU
alone
I am your Father, and I love you
even as I love my son, Jesus.
John 17:23
And nothing will ever separate you
from my love again.
Romans 8:38-39
You do more than any beauty, God *love*
Psalm 139:14
God Loves you
and
You are lovedAnd it is my desire to lavish My love on you.
1 John 3:1
Because I love you with an everlasting love.
Jeremiah 31:3
I am your Father, and I love you
even as I love my son, Jesus.
John 17:23
Your boyfriend dumped you?
He is your encourager like no one can do
For I am your greatest encourager.
2 Thessalonians 2:16-17
Your friends left you?
I am also the Father who comforts you
in all your troubles.
2 Corinthians 1:3-4
You have no way out?
One day I will wipe away
every tear from your eyes.
Revelation 21:3-4
What should you do?
If you seek Me with all your heart,
you will find Me.
Deuteronomy 4:29
Delight in Me and I will give you
the desires of your heart.
Psalm 37:4
And now these three remain: faith, hope and love. But the greatest of these is love. 1 Corinthians 13 :13 | ||
and
PRAY
PUSH
(Pray.Until.Something.Happen)
FOR HE WILL NEVER LEAVE YOU
alone
I am your Father, and I love you
even as I love my son, Jesus.
John 17:23
And nothing will ever separate you
from my love again.
Romans 8:38-39
You do more than any beauty, God *love*
Tuesday, March 16, 2010
Depan perumahan saia ada..
Ya ampun nggak abis pikir kapan konflik bisa selesai. fiuhh. kapan bangsa kita terintegrasi? (mentang - mentang lagi belajar sosiologi buat UAN 6 hari lagi [oh no]) hehe. Bayangin yah. Di depan perumahan gw itu ada perumahan juga. Citra 3. Nah, gerbangnya ditutup gitu pake kayak bambu - bambu kali yah. rada lupa juga. terus diiket kayak semacam kain putih yang ditulisin pake cat merah. intinya " pembangunan Gereja relokasi, gerbang kami buka".
Jadi, ternyata di depannya perumahan itu, depannya ada tanah kosong yang lumayan gede lah. Gag bisa ngukur sih berapa gedenya. hmm. cukup lah buat ngebangun gereja yang lumayan gede plus tempat parkirnya. katanya sih mau dibangun Gereja Trinitas. Gereja katholik gitu, yang sebelomnya di Cengkareng, tapi tempatnya udah gag muat katanya.
Nah, sebenernya udah ada papan yang dipasang beberapa bulan lalu di depan lokasi. Intinya menolak pembangunan Gereja. Nggak tau deh alesannya apa. Paling alesannya ntar macet lah, mengganggu kemanan dan kenyamanan lah. Ujung - ujungnya minta duit n mendadak perkara selesai deh. Mungkin lohh. Bisa jadi kan. No offense loh, bahkan gw aja gag tau siapa yang protes, warga mana, yang sebelah mana. Ada yang bilang, kalo kayak gini mah, kasian yang diajakin demonya. Secara mereka nggak tau apa - apa dan tiba - tiba diajak n ikut - ikutan, tapi kalo emang perkiraan gw bener, mereka pasti nggak akan kebagian duitnya. Heran, kalo nggak tau masalahnya kenapa mau diajak yah.
Terus ada lagi di daerah Tanjung duren situ. Taman ratu, kalo nggak daerah duri kepa. nggak tau deh dimana, gw bukan GPS. haha. Jadi ada satu bangunan yang di depannya juga tertulis protesan dari warga setempat. Alesannya katanya sebelomnya itu tuh taman terus jadi mengganggu kenyamanan setelah dibuat sekolah. Yaa, gini loh, kan mereka beli tanah pake duit. Nah, mereka kan cuma bayar tanah buat rumah mereka sendiri. hoho. Yahh, nggak tau juga sih kalo gw di posisi penghuni nya. hmm. Masalahnya, kasian amat, bangunan udah jadi gitu. Terus mau di apain? Di biarin? Kasian amat tu duit ditaro tapi nggak bisa diambil. Tapi nggak tau sih kelanjutan sekarang ini.
Ya, balik lagi. Kemungkinan sih yang protes warga - warga yang beragama muslim. Gini ya, istilahnya kalian punya mesjid udah banyak. Kalo minta sumbangan buat ngebangun kita kasih kok dengan rela. Dan walaupun dunia jadi keliatan lebih penuh, kita nggak protes. Lah, sekarang giliran kita yang ngebangun, dana ada, nggak perlu sono sini, kok situ yang protes. Nggak make sense ah. Terus sebenernya yang ngeganggu, kalo ada yang hajatan. hadududu. tu jalan ditutup seenaknya. ntar muter lagi jauh. Bangun kek tempat pertemuan khusus. Bukannya ingin menyalahkan suatu pihak. anggep aja ini pandangan dari seseorang yang punya hak buat ngasih komentar. ya nggak?.
Ayo dong, kapan damainya negara kite.. Jangan semuanya disamaratain sama duit dong..
P&L,
Seseorang yang mikir sejenak tentang negaranya.
Jadi, ternyata di depannya perumahan itu, depannya ada tanah kosong yang lumayan gede lah. Gag bisa ngukur sih berapa gedenya. hmm. cukup lah buat ngebangun gereja yang lumayan gede plus tempat parkirnya. katanya sih mau dibangun Gereja Trinitas. Gereja katholik gitu, yang sebelomnya di Cengkareng, tapi tempatnya udah gag muat katanya.
Nah, sebenernya udah ada papan yang dipasang beberapa bulan lalu di depan lokasi. Intinya menolak pembangunan Gereja. Nggak tau deh alesannya apa. Paling alesannya ntar macet lah, mengganggu kemanan dan kenyamanan lah. Ujung - ujungnya minta duit n mendadak perkara selesai deh. Mungkin lohh. Bisa jadi kan. No offense loh, bahkan gw aja gag tau siapa yang protes, warga mana, yang sebelah mana. Ada yang bilang, kalo kayak gini mah, kasian yang diajakin demonya. Secara mereka nggak tau apa - apa dan tiba - tiba diajak n ikut - ikutan, tapi kalo emang perkiraan gw bener, mereka pasti nggak akan kebagian duitnya. Heran, kalo nggak tau masalahnya kenapa mau diajak yah.
Terus ada lagi di daerah Tanjung duren situ. Taman ratu, kalo nggak daerah duri kepa. nggak tau deh dimana, gw bukan GPS. haha. Jadi ada satu bangunan yang di depannya juga tertulis protesan dari warga setempat. Alesannya katanya sebelomnya itu tuh taman terus jadi mengganggu kenyamanan setelah dibuat sekolah. Yaa, gini loh, kan mereka beli tanah pake duit. Nah, mereka kan cuma bayar tanah buat rumah mereka sendiri. hoho. Yahh, nggak tau juga sih kalo gw di posisi penghuni nya. hmm. Masalahnya, kasian amat, bangunan udah jadi gitu. Terus mau di apain? Di biarin? Kasian amat tu duit ditaro tapi nggak bisa diambil. Tapi nggak tau sih kelanjutan sekarang ini.
Ya, balik lagi. Kemungkinan sih yang protes warga - warga yang beragama muslim. Gini ya, istilahnya kalian punya mesjid udah banyak. Kalo minta sumbangan buat ngebangun kita kasih kok dengan rela. Dan walaupun dunia jadi keliatan lebih penuh, kita nggak protes. Lah, sekarang giliran kita yang ngebangun, dana ada, nggak perlu sono sini, kok situ yang protes. Nggak make sense ah. Terus sebenernya yang ngeganggu, kalo ada yang hajatan. hadududu. tu jalan ditutup seenaknya. ntar muter lagi jauh. Bangun kek tempat pertemuan khusus. Bukannya ingin menyalahkan suatu pihak. anggep aja ini pandangan dari seseorang yang punya hak buat ngasih komentar. ya nggak?.
Ayo dong, kapan damainya negara kite.. Jangan semuanya disamaratain sama duit dong..
P&L,
Seseorang yang mikir sejenak tentang negaranya.
Saturday, February 13, 2010
Api cinta?
Inspirasi ini repost dari blog seseorang juga. Meaning nya nyampe deh begitu ngeliat kalimat terakhir. Dan ngena banget.
Hati itu terkadang seperti baja, maka jangan digergaji, dikapak ataupun di palu…
Alkisah suatu ketika, Kapak, Gergaji, Palu, dan Nyala Api sedang mengadakan perjalanan bersama-sama. Di suatu tempat, perjalanan mereka terhenti karena terdapat sepotong besi baja yang tergeletak menghalangi jalanan. Mereka berusaha menyingkirkan baja tersebut dengan kekuatan yang mereka miliki masing-masing.
“Itu bisa Aku singkirkan,” kata Kapak. Pukulan-pukulannya keras sekali menghantam baja yang kuat dan keras juga itu. Tapi tiap bacokan hanya membuat kapak itu lebih tumpul sendiri sampai ia berhenti.
“Sini, biar aku yang urus,” kata Gergaji. Dengan gigi yang tajam tanpa perasaan, ia pun mulai menggergaji. Tapi kaget dan kecewa ia, semua giginya jadi tumpul dan rontok.
“Apa kubilang,” kata Palu, “Kan aku sudah omong, kalian tidak bisa. Sini, sini aku tunjukkan caranya.” Tapi baru sekali ia memukul, kepalanya terpental sendiri, dan baja tetap tak berubah.
“Boleh aku coba?” tanya Nyala Api. Dan ia pun melingkarkan diri, dengan lembut menggeluti, memeluk, dan mendekapnya erat-erat tanpa mau melepaskannya. Baja yang keras itu pun akhirnya meleleh dan cair…
kalo palu ato gergaji meluk2, sampe bayi jenggotan pun ga akan leleh2 ya?
kalo palu ato gergaji meluk2, sampe bayi jenggotan pun ga akan leleh2 ya?
Monday, January 18, 2010
Lo kira lo orang yang paling gag bahagia sedunia?
aaaa.. tau kan kalo hantu itu tuh nyereminn? nakutin? sama kek gw sekarang. ada aja hal yg mnghantui gue. The point is, gw slalu ngerasa nggak puas dengan apa yang gw miliki SEKARANG. so, kapan puasnyaa?
Pertama, selalu pengen degan apa yang orang lain miliki, tapi gw coba mengatasi dengan mikirin apa yang gw miliki sekarang and gw bayangin orang - orang yang gag semampu gue n hidupnya lebih lagi menderita dari gw. Jadi, ternyata gw adalah orang yang beruntung ^^
Terus gw mikir, kenapa sih, orang yang menurut gw hidupnya enak SELALU ENAK terus? Kayaknya tuh banyak orang yang disekeliling dia. Kayaknya idupnya selalu fun selalu, have no problems,dan gw sebaliknya? Tapi gw selalu mikir, kesian bonyok gw yang udah nyediain segini banyak rupa fasilitas tapi gw selalu mengeluh. N pastinya gw cuma ngeliat orang2 tersebut dari kulit luarnya aja. siapa tau kalo ternyata dia lagi ancur idupnya? hmm so, bersyukurlah.
i've got an email from one of my bf (bestfriend, okay? not b*yfriend) hha sebenernya udah pernah ngeliat ini beribi2 kali sih. cuma selalu tersentuh ngeliatnya..
Pertama, selalu pengen degan apa yang orang lain miliki, tapi gw coba mengatasi dengan mikirin apa yang gw miliki sekarang and gw bayangin orang - orang yang gag semampu gue n hidupnya lebih lagi menderita dari gw. Jadi, ternyata gw adalah orang yang beruntung ^^
Terus gw mikir, kenapa sih, orang yang menurut gw hidupnya enak SELALU ENAK terus? Kayaknya tuh banyak orang yang disekeliling dia. Kayaknya idupnya selalu fun selalu, have no problems,dan gw sebaliknya? Tapi gw selalu mikir, kesian bonyok gw yang udah nyediain segini banyak rupa fasilitas tapi gw selalu mengeluh. N pastinya gw cuma ngeliat orang2 tersebut dari kulit luarnya aja. siapa tau kalo ternyata dia lagi ancur idupnya? hmm so, bersyukurlah.
i've got an email from one of my bf (bestfriend, okay? not b*yfriend) hha sebenernya udah pernah ngeliat ini beribi2 kali sih. cuma selalu tersentuh ngeliatnya..
Kalo lo pikir lo gag bahagia liat mereka
Kalo lo pikir lo tuh gag punya duit, iri sama tmen2 lo yg tajir karna duit bokapnya, liat anak itu.
Kalo lo pikir lo gag punya temen, lo gag punya sahabat yang setia nemenin lo, dan ngerasa lo emang seharusnya sendiri, liat orang itu.
Kalo lo pikir lo mau nyerah sekarang...
Kalo lo pikir lo menderita, apakah kamu semenderita dia?
Kalo lo ngeluh karna mobil lo jelek ato gag dikasih mobil sehingga kemana2 pake busway, gimana dngan mreka?
Hidup ini nggak adil?
BANYAK HAL DI DUNIA MENARIK BAGI MATA TAPI SEDIKIT YANG SAMPAI MENYENTUH HATI
Masih mengeluh? Kalo gw berusaha nggak xp
Lihat sekeliling dan bersyukurlah cuy buat semua yang didapet di dunia yang fana ini..
complain less and give more
Subscribe to:
Posts (Atom)
WELCOME to my BLOG
= get your chips and read enjoyingly =


















